Kapolri menyampaikan enam arahan dalam HUT ke-75 Humas Polri, mulai dari transparansi informasi hingga penguatan komunikasi dengan masyarakat dan pers. (Dok. Metro TV)
HUT ke-75 Humas Polri, Kapolri: Perkuat Transparansi dan Integritas
Duta Erlangga • 3 November 2026 15:22
Jakarta: Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan enam arahan untuk meningkatkan kinerja Divisi Humas Polri dalam momentum peringatan hari jadi ke-75. Arahan tersebut mencakup keterbukaan informasi, integritas, pelayanan terhadap aspirasi masyarakat, hingga penguatan hubungan dengan insan pers.
Peringatan HUT ke-75 Humas Polri tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga refleksi terhadap pelaksanaan tugas komunikasi publik dan upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
.jpg)
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. (Dok. Metro TV)
Kapolri menekankan pentingnya penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan transparan berdasarkan fakta yang telah terverifikasi, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
"Saya menekankan beberapa hal sebagai berikut. Yang pertama, cepat, akurat, dan transparan. Sampaikan informasi secara cepat dan terbuka berdasarkan fakta yang telah terverifikasi dengan tetap berpedoman pada ketentuan perundang-undangan," kata Suyudi dikutip dari Metro Siang, Selasa, 3 November 2026.
Kapolri juga mengingatkan jajaran Humas Polri untuk menjunjung kejujuran dan akuntabilitas, termasuk melakukan koreksi apabila terdapat informasi yang tidak tepat.
"Kedua, jujur dan akuntabel. Berpeganglah pada kebenaran dan pertanggungjawabkan setiap informasi yang disampaikan, serta segera luruskan apabila terdapat informasi yang tidak tepat," katanya.
Selain penyampaian informasi, Kapolri pun meminta Humas Polri agar membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan memastikan aspirasi yang diterima ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
"Ketiga, mendengar dan menindaklanjuti. Dengarkan aspirasi masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi dan pastikan setiap masukan ditangani secara sungguh-sungguh sesuai dengan kewenangan," ujar dia.
Dalam menjalankan fungsi komunikasi publik, Kapolri turut menekankan pentingnya hubungan yang baik dengan insan pers. Ia meminta jajaran Humas Polri menghormati kerja jurnalistik dan mendukung pelaksanaan tugas wartawan di lapangan.
"Keempat, hormati kerja pers, jalin komunikasi yang baik dengan insan pers, dukung pelaksanaan tugas jurnalistik di lapangan," katanya.
Selanjutnya, Kapolri mengingatkan pentingnya langkah cepat dalam menghadapi disinformasi. Klarifikasi perlu disampaikan secara resmi dan berbasis data, dengan tetap memperhatikan kebebasan masyarakat dalam berpendapat.
"Yang kelima, tangkal disinformasi. Hadapi informasi yang tidak benar dengan klarifikasi resmi yang cepat dan berbasis data seraya tetap menghormati kebebasan berpendapat," ujarnya.
Arahan terakhir berkaitan dengan peran seluruh anggota kepolisian dalam menjaga reputasi institusi. Menurut Kapolri, sikap dan perilaku personel, baik saat bertugas maupun ketika beraktivitas di ruang digital, turut mencerminkan citra Polri.
Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat
Peringatan HUT ke-75 Humas Polri mengangkat tema "Polri Bersama Masyarakat Menjaga Reputasi Polri." Tema tersebut menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membangun komunikasi antara kepolisian dan publik.Dalam momentum tersebut, Kapolri juga menyampaikan duka cita atas gugurnya lima jurnalis saat menjalankan tugas jurnalistik dalam peliputan erupsi Gunung Krakatau. Penghormatan kepada para jurnalis tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Humas Polri.
Enam arahan yang disampaikan Kapolri tersebut menjadi perhatian bagi jajaran Humas Polri dalam menjalankan fungsi komunikasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat.
Melalui penguatan transparansi, akuntabilitas, serta komunikasi dengan masyarakat dan insan pers, Humas Polri diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.