Rupiah. Foto: Metrotvnews.com/Husen.
Mengenal Fungsi Rupiah, dari Alat Pembayaran hingga Identitas Bangsa
Husen Miftahudin • 16 October 2026 15:27
Jakarta: Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, tetapi juga simbol kedaulatan ekonomi Indonesia. Sebagai mata uang resmi negara, Rupiah menjadi identitas bangsa sekaligus alat pembayaran yang sah dalam transaksi di seluruh wilayah Indonesia.
Mengutip laman resmi Indonesia Re, penggunaan Rupiah mencerminkan kemandirian ekonomi dan kebanggaan nasional. Kedudukan Rupiah sebagai simbol kedaulatan juga ditegaskan dalam UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.
Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara
Rupiah merupakan salah satu simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Berdasarkan materi edukasi Bank Indonesia melalui BI-Teach, kedudukan tersebut berkaitan dengan status Rupiah sebagai mata uang nasional yang menunjukkan identitas dan kemandirian negara.
Penggunaan rupiah juga menjadi bagian dari upaya menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia. Dengan menggunakan mata uang nasional dalam transaksi di dalam negeri, masyarakat turut mendukung kedudukan rupiah dalam kegiatan ekonomi nasional.
Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah
Selain menjadi simbol kedaulatan, rupiah berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia. Ketentuan ini diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.
Dalam kegiatan ekonomi sehari-hari, rupiah memudahkan masyarakat melakukan transaksi barang dan jasa. Rupiah juga berfungsi sebagai satuan ukur nilai, alat pembayaran, serta penyimpan nilai dalam perekonomian.
Melalui kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah, Bank Indonesia mengajak masyarakat memahami kedudukan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, simbol kedaulatan NKRI, dan alat pemersatu bangsa.
Rupiah sebagai alat pemersatu bangsa
Penggunaan rupiah turut memperkuat persatuan masyarakat di tengah keberagaman suku, budaya, dan wilayah Indonesia. Dengan mata uang yang sama, masyarakat dari berbagai daerah dapat melakukan transaksi dan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi nasional.
Indonesia Re menjelaskan penggunaan rupiah dalam transaksi sehari-hari dapat memperkuat identitas nasional serta rasa kebersamaan masyarakat dari Sabang hingga Merauke. Karena itu, kebanggaan terhadap rupiah tidak hanya diwujudkan melalui penggunaannya, tetapi juga dengan mengenali keaslian dan merawat uang rupiah.
(Ilustrasi. Foto: dok MI/Rommy Pujianto)
Cara menjaga dan merawat rupiah
Masyarakat dapat berperan menjaga rupiah dengan mengenali ciri keaslian uang dan memperlakukannya secara tepat. Bank Indonesia mengedukasi masyarakat untuk memeriksa keaslian uang melalui metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
Selain itu, uang perlu disimpan dengan baik agar kondisinya tetap terjaga. Edukasi tersebut merupakan bagian dari kampanye Cinta Rupiah, yang mendorong masyarakat mengenali, merawat, dan menjaga uang Rupiah.
Dengan memahami fungsi dan kedudukan rupiah, masyarakat diharapkan semakin menghargai mata uang nasional sebagai simbol kedaulatan, alat pembayaran yang sah, dan pemersatu bangsa. (Natasya Dwi Putri)