Begini Kronologi Pemilik Ruko di Jaktim Dibunuh hingga Mayatnya Dicor

Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com

Begini Kronologi Pemilik Ruko di Jaktim Dibunuh hingga Mayatnya Dicor

Ficky Ramadhan • 27 February 2025 13:55

Jakarta: Polisi mengungkap kronologi pria berinisial JS, yang dibunuh lalu mayatnya dicor di Rawamangun, Jakarta Timur. Kejadian diawali adanya mogok kerja pada sebuah proyek.

"Awal ceritanya pada tanggal 16 Februari 2025, korban datang ke proyek. Setelah di proyek, karena karyawan yang bekerja di sini mogok kerja sehingga korban agak sedikit marah," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly, Kamis, 27 Februari 2025.

Pelaku berinisial ZA, 35, yang juga kuli bangunan proyek ada di lokasi kejadian. Korban kemudian mengajak pelaku untuk melapor polisi karena ada dugaan pencurian alat-alat proyek.

"Korban mengajak terduga pelaku untuk sama-sama ke polres untuk melapor. Karena indikasinya ada terjadi pencurian-pencurian peralatan proyek di sini oleh para karyawan," jelasnya.

Nicolas menyebut pelaku lalu menolak korban untuk pergi melapor ke polisi. Saat itu, pelaku juga meminta gajinya sebesar Rp900 ribu kepada korban.

"Namun karena korban emosi, korban memukul. Awalnya menampar terduga pelaku. Selanjutnya dia memukul dan akhirnya terduga pelaku menangkis dan mendorong, sehingga korban jatuh," ujarnya.
 

Baca juga: 

Polisi Dalami Dugaan Pelaku Lain pada Kasus Pemilik Ruko Dicor di Jaktim



Kemudian pelaku naik pitam dan menyerang korban. Pada saat itulah pelaku menyerang korban hingga meninggal dunia. Kemudian jenazah korban didiamkan selama dua hari.

"Setelah korban dipukul, ditimpa oleh batu bagian kepala dan akhirnya meninggal. Dan tanggal 18 (Februari) terduga pelaku memastikan korban meninggal dan terduga pelaku panik," ucapnya.

Kemudian pelaku menyeret jenazah korban ke saluran air di belakang proyek. Saat itulah jenazah korban ditutup semen oleh pelaku.

"Karena dia sudah pastikan dua hari meninggal, dan sudah mulai dikerubungi oleh lalat, selanjutnya dia masukkan ke dalam saluran air berupa got dan dia tutup dengan semen, batu bata," ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)