Ilustrasi pangan. Foto- Dok MI
Pascalebaran, Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Menstabilkan Harga
Kautsar Widya Prabowo • 29 March 2026 15:55
Jakarta: Pemerintah menggelontorkan 100 ribu paket bantuan pangan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas harga pangan pasca Idulfitri 1447 Hijriah. Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
“Untuk satu kupon senilai Rp500 ribu, sebesar Rp300 ribu berupa sembako, sementara Rp200 ribu dapat ditukarkan dengan produk UMKM,” ujar Teddy, dikutip pada Minggu, 29 Maret 2026.
Program bantuan pangan dari Presiden Prabowo Subianto ini melibatkan berbagai instansi pemerintah di sektor pangan. Salah satunya PT Berdikari.
PT Berdikari mendukung pemenuhan kebutuhan pangan melalui suplai ayam karkas berkualitas dari Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) milik perusahaan sebagai sumber protein hewani. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sebagai BUMN peternakan, kami berkomitmen mendukung pemenuhan sumber protein hewani berkualitas guna mendorong peningkatan konsumsi protein masyarakat,” kata General Manager Corporate Secretary & Social Responsibility PT Berdikari, AS. Hasbi Al-Islahi.

Pemerintah menggelontorkan 100 ribu paket bantuan pangan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas harga pangan pasca Idulfitri 1447 Hijriah. Dok. Istimewa
Masyarakat juga menerima berbagai bahan pokok dari Bulog dan ID FOOD, seperti beras, telur, minyak goreng, gula, dan sarden, yang diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan rumah tangga.
Program ini merupakan arahan Presiden untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di momen Idulfitri. Kegiatan tersebut juga menjadi hasil kolaborasi lintas instansi yang melibatkan Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian UMKM, BUMN Pangan (ID FOOD), Bulog, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta TNI-Polri.