PO Bus Diminta Pastikan Kelaikan Kendaraan Sebelum Angkut Penumpang saat Arus Balik

Ilustrasi. Foto: dok MI.

PO Bus Diminta Pastikan Kelaikan Kendaraan Sebelum Angkut Penumpang saat Arus Balik

Husen Miftahudin • 24 March 2026 17:08

Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta operator transportasi atau perusahaan otobus (PO) memastikan seluruh kendaraan atau armada yang digunakan laik jalan dan dalam kondisi prima menghadapi arus balik Lebaran 1447 Hijriah.

"Ini penting demi meningkatkan keselamatan dan keamanan perjalanan masyarakat pada arus balik libur Lebaran 2026," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan dikutip dari Antara, Selasa, 24 Maret 2026.

Dia menyampaikan setiap operator baik PO bus maupun operator jasa penyeberangan dapat mengecek armadanya terlebih dulu sebelum dioperasionalkan.

"Selain dari kesiapan armada yang prima, setiap operator juga wajib memastikan awak kendaraan seperti pengemudi dan kru yang bertugas dalam kondisi sehat dan tidak boleh sakit," ujar Aan.

Ia menegaskan hal itu menjadi kunci utama keselamatan dan kelancaran, mengingat tingginya volume kendaraan di puncak arus balik yang memicu risiko kecelakaan serta kelelahan.

"Sebagaimana yang kita ketahui, sebagian besar kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh kelalaian pengemudi di antaranya kelelahan atau melanggar aturan," ucap Aan.
 

Baca juga: Kemenhub Ramp Check 60 Ribu Bus Angkutan Lebaran


(Gedung Kemenhub. Foto: dok Setkab)
 

Waspada potensi dampak bencana


Lebih lanjut, Aan mengatakan sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terdapat potensi hujan lebat, sangat lebat hingga angin kencang di beberapa wilayah yaitu sebagian Sumatra, sebagian Jawa, Jabodetabek, sebagian wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara dan Papua.

"Menurut BMKG beberapa hari ke depan bisa terjadi potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa genangan air, longsor, banjir, dan tingginya gelombang air laut," ucap dia.

Menurut Aan hal itu menjadi perhatian penting di sektor transportasi agar lebih waspada dalam menjalankan operasional kendaraan. "Kami berharap semua pihak dapat turut serta memantau kondisi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara pada momen puncak arus balik Lebaran 2026," kata Aan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)