Menyusuri Pesona Hong Kong, dari Harbour City hingga Big Buddha

Patung Bruce Lee di Avenue of Stars, salah satu ikon wisata di Hong Kong. (Foto: Dok. Metro TV)

Menyusuri Pesona Hong Kong, dari Harbour City hingga Big Buddha

Patrick Pinaria • 10 July 2026 06:00

Jakarta: Hong Kong menjadi salah satu destinasi yang menawarkan pengalaman wisata lengkap dalam satu perjalanan. Didukung sistem transportasi yang saling terhubung, wisatawan dapat dengan mudah berpindah dari pusat kota, kawasan kuliner dan belanja, hingga destinasi spiritual yang menjadi ikon kota tersebut.

Melalui program Journey: Way to Explore, Metro TV mengulas perjalanan ke sejumlah destinasi ikonik di Hong Kong. Sebelum memulai perjalanan, wisatawan disarankan mempersiapkan berbagai kebutuhan, termasuk metode pembayaran yang praktis selama berada di luar negeri.

"Jangan lupa sebelum mulai perjalanan, kita aktivasi dulu kartu debit wondr multicurrency-nya dan juga top up valas," ujar jurnalis Metro TV, Gadis Bianca.

Setibanya di Hong Kong International Airport, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju pusat kota menggunakan Airport Express yang hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Tiket dapat dibeli melalui mesin otomatis menggunakan kartu debit wondr multicurrency sehingga transaksi langsung memotong saldo dolar Hong Kong pada tabungan multicurrency.

Selama menuju pusat kota, pemandangan gedung-gedung pencakar langit mulai menyambut kedatangan wisatawan. Hong Kong dikenal memiliki sistem transportasi yang terintegrasi sehingga mobilitas antardestinasi menjadi lebih mudah. Selain menggunakan Bahasa Kantonis, masyarakat setempat juga umum menggunakan Bahasa Inggris sehingga memudahkan wisatawan mancanegara untuk berkomunikasi.

Salah satu moda transportasi yang patut dicoba adalah Tram Double Decker. Tram listrik tertua di Asia yang masih beroperasi ini melintasi kawasan Hong Kong Island dan menawarkan pengalaman menikmati suasana kota dari lantai dua.

Bagi pencinta kuliner, Yat Lok Restaurant menjadi destinasi yang layak disinggahi. Restoran yang dikenal dengan menu Hong Kong Roast Goose tersebut telah meraih Michelin Stars dan menjadi salah satu tempat makan favorit wisatawan.

"Wah, dagingnya juicy banget kelihatannya. Ini spesialnya angsa. Kita coba ya," ujar jurnalis Metro TV, Gadis Bianca.
 



Kemudahan transportasi kembali terasa saat menuju kawasan Tsim Sha Tsui menggunakan MTR. Pembayaran cukup dilakukan dengan metode tap menggunakan kartu debit wondr multicurrency. Melalui aplikasi wondr by BNI, pengguna juga dapat memiliki tabungan dalam berbagai mata uang sehingga transaksi dilakukan menggunakan mata uang lokal tanpa perlu memikirkan selisih kurs.


Wisatawan dapat melakukan pembayaran transportasi umum di Hong Kong menggunakan kartu debit wondr multicurrency sehingga transaksi menjadi lebih praktis selama perjalanan. (Foto: Dok. Metro TV)

Sesampainya di Tsim Sha Tsui, wisatawan dapat menikmati panorama Victoria Harbour dari Sky Garden K11 Musea, kemudian berjalan menuju Avenue of Stars yang menjadi penghormatan bagi industri perfilman Hong Kong. Patung Bruce Lee menjadi salah satu spot yang paling banyak dikunjungi di kawasan tersebut.

Suasana Victoria Harbour juga dapat dinikmati dari atas feri yang menghubungkan Kowloon dan Hong Kong Island. Tiket feri dibeli langsung di loket dan dapat dibayar menggunakan kartu debit wondr multicurrency sehingga perjalanan antarpulau menjadi lebih praktis.


Panorama Victoria Harbour dan gedung pencakar langit menjadi salah satu daya tarik utama Hong Kong yang dapat dinikmati dari berbagai sudut kota. (Foto: Dok. Metro TV)

Nuansa yang lebih tenang dapat ditemukan di Nan Lian Garden. Taman bergaya Dinasti Tang ini menghadirkan lanskap yang tertata rapi dengan perpaduan arsitektur klasik dan kolam yang menambah suasana damai di tengah padatnya Kota Hong Kong.

Salah seorang wisatawan yang ditemui di lokasi mengaku mengetahui Nan Lian Garden melalui internet dan menyebut taman tersebut sebagai tempat yang unik karena menghadirkan suasana yang tenang di tengah kota.

Tak hanya taman, kawasan ini juga memiliki museum yang menampilkan berbagai contoh arsitektur kayu dari sejumlah dinasti di Tiongkok, termasuk replika Imperial Palace di Beijing.
 

Bagi yang ingin berburu kuliner dan oleh-oleh, Mong Kok menjadi destinasi berikutnya. Selain menikmati dim sum sebagai bagian dari tradisi Yamcha, wisatawan juga dapat berbelanja di Ladies Market maupun Sneaker Market yang menawarkan beragam produk khas Hong Kong.

Pembayaran di restoran maupun pusat perbelanjaan dapat dilakukan menggunakan kartu debit wondr multicurrency. Apabila membutuhkan uang tunai, pengguna juga dapat melakukan tarik tunai melalui ATM menggunakan kartu yang sama.

Pengalaman berbeda menanti di Lantau Island. Dari Hong Kong Station, wisatawan dapat menggunakan MTR menuju Tung Chung Station sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan Ngong Ping 360 Cable Car.

"Travelers wajib ke sini cobain Ngong Ping Cable Car, apalagi yang Crystal Cabin. Kita bisa lihat pemandangan Lantau Island. Perjalanannya kurang lebih 25 menit untuk sampai ke atas. Seru banget," ujar jurnalis Metro TV, Gadis Bianca.

Setelah menempuh perjalanan sepanjang 5,7 kilometer menggunakan cable car, wisatawan akan tiba di Ngong Ping Village sebelum melanjutkan langkah menuju Tiantan Buddha atau Big Buddha melalui 268 anak tangga. Meski sempat diselimuti kabut, patung Buddha setinggi 34 meter tersebut tetap menjadi salah satu daya tarik utama kawasan ini.


Tiantan Buddha atau Big Buddha menjadi salah satu destinasi spiritual sekaligus ikon wisata Hong Kong di kawasan Lantau Island. (Foto: Dok. Metro TV)

Sebagai penutup, Victoria Peak menawarkan panorama Hong Kong dari ketinggian. Destinasi ini dapat dicapai menggunakan The Peak Tram, kereta kabel tertua di Asia yang telah beroperasi sejak 1888. Dari puncak, hamparan gedung pencakar langit dan Victoria Harbour menjadi pemandangan yang melengkapi perjalanan di Hong Kong.

Perpaduan transportasi yang terintegrasi, wisata budaya, kuliner, pusat belanja, hingga destinasi spiritual menjadikan Hong Kong menawarkan pengalaman yang lengkap bagi wisatawan. Kemudahan bertransaksi menggunakan wondr multicurrency turut mendukung kenyamanan selama menikmati berbagai sudut kota tersebut.


                                                       

(Patrick Pinaria)