Stok BBM Aman, Warga Babel Diimbau Tak Panik

Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama PT Pertamina Patra Niaga Perwakilan Babel memantau stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pangkalpinang, Sabtu, 6 Maret 2026. (ANTARA/HO-Diskominfo Babel)

Stok BBM Aman, Warga Babel Diimbau Tak Panik

Silvana Febiari • 7 March 2026 18:13

Pangkalpinang: Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) bersama PT Pertamina Patra Niaga Babel memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) aman. Stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik, karena ketersediaan BBM aman," kata Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani diwakili Plt Kepala Sarpol PP Kepulauan Babel Renaldi, dilansir dari Antara, Sabtu, 7 Maret 2026.
 


Berdasarkan hasil pemantauan SPBU dan koordinasi dengan pihak Pertamina, pasokan BBM untuk Wilayah Kepulauan Babel dalam kondisi aman. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

"Kami mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan, agar tidak menimbulkan kemacetan dan antrean kendaraan di SPBU,” ungkapnya.

Ia meminta manajemen SPBU untuk turut aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun melalui pemasangan imbauan di area SPBU.

"Langkah ini penting, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjadi panic buying," ungkapnya.


Ilustrasi. Foto: Dok MI 


Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi mengatakan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus melakukan pemantauan intensif terhadap ketersediaan energi, khususnya BBM dan elpiji. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“Distribusi dari terminal hingga ke SPBU dan pangkalan resmi berjalan lancar dan kami melakukan monitoring secara intensif untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” papar dia.

Ia mengatakan koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait terus dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi energi. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, karena ketersediaan BBM dan elpiji terjamin dan penyaluran dilakukan secara terukur sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)