Ilustrasi. Foto: dok MI.
Rupiah Rebound! Sentuh Rp17.387 per USD
Ade Hapsari Lestarini • 6 May 2026 17:20
Jakarta: Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini menguat 37 poin atau 0,21 persen menjadi Rp17.387 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp17.424 per USD. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu ini juga bergerak menguat ke level Rp17.405 per USD dari sebelumnya Rp17.425 per USD.
Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa mengatakan rupiah menguat seiring fundamental ekonomi Indonesia masih tergolong solid.
"Gubernur Perry Warjiyo menyampaikan rupiah saat ini berada dalam kondisi undervalued dan memiliki potensi untuk menguat, didukung oleh pertumbuhan ekonomi sekitar 5,61 persen, inflasi yang rendah, pertumbuhan kredit, serta cadangan devisa yang kuat," ungkap dia kepada Antara, Rabu, 6 Mei 2026.

Ilustrasi. Foto: dok MI.
Tekanan rupiah bersifat sementara
Menurut dia, beberapa hari terakhir, tekanan rupiah bersifat sementara antara lain karena tingginya permintaan dolar untuk impor, pembayaran utang, repatriasi dividen, arus modal keluar, serta sikap hati-hati investor.
Dengan demikian, faktor domestik dinilai bukan sumber utama pelemahan, tetapi tetap berperan dalam memberikan tekanan terhadap rupiah.
Penguatan rupiah juga dibayangi kuatnya dolar AS akibat suku bunga global yang masih tinggi, kenaikan yield US Treasury sekitar 4,47 persen, serta ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang mendorong sentimen risk-off. Di sisi lain, lanjutnya, harga minyak yang tinggi juga meningkatkan kebutuhan dolar untuk impor.
"Kombinasi ini membuat mata uang emerging markets, termasuk rupiah, berada dalam tekanan," ujar Amru.