Ilustrasi. Foto: Freepik.
Tembus USD81 Ribu, Harga Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi dalam 3 Bulan
Husen Miftahudin • 6 May 2026 08:44
New York: Bitcoin mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Sentimen risiko meningkat setelah Amerika Serikat (AS) mengatakan gencatan senjata dengan Iran masih berlaku meskipun ketegangan meningkat di Selat Hormuz.
Perhatian juga tertuju pada laporan pendapatan pemegang saham korporasi utama, Strategy, yang menunjukkan kerugian operasional yang meningkat secara signifikan dibandingkan tahun lalu, seperti yang diperkirakan.
Mengutip Investing.com, Rabu, 6 Mei 2026, harga bitcoin naik 1,4 persen menjadi USD81.392,4, level tertinggi sejak akhir Januari 2026. Mata uang kripto terbesar di dunia ini kembali menembus angka USD80 ribu pada perdagangan Senin selumbari.
"Kembalinya harga di level USD80 ribu memiliki signifikansi psikologis, tetapi level yang lebih penting ada di depan. Rata-rata pergerakan 200 hari di dekat USD82 ribu dan referensi basis biaya ETF di dekat USD83 ribu, level yang akan mengubah pergerakan ini dari reli pemulihan menjadi sesuatu yang lebih struktural," kata Iliya Kalchev, analis di Nexo Dispatch.
| Baca juga: Harga Bitcoin Tembus USD80 Ribu |
Gencatan senjata AS-Iran belum berakhir
Situasi di Timur Tengah meningkat dengan cepat selama akhir pekan dan pada Senin, setelah operasi militer AS yang dijuluki "Proyek Kebebasan" yang bertujuan untuk mengawal kapal-kapal komersial dengan aman melalui Selat Hormuz yang penting, disambut dengan serangan Iran terhadap kapal-kapal di dalam dan sekitar jalur air vital tersebut.
Perkembangan tersebut mengancam akan menggagalkan gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran, dan juga mengindikasikan gangguan pasokan yang berkelanjutan akibat penutupan selat tersebut.
Pada Selasa, AS sedikit meredakan suasana dengan menegaskan Proyek Freedom adalah upaya terpisah yang semata-mata bertujuan untuk mempercepat jalur aman kapal komersial melalui selat tersebut.
"Proyek Freedom bersifat defensif, terfokus pada cakupan, dan bersifat sementara dengan satu misi, melindungi pelayaran komersial yang tidak bersalah dari agresi Iran. Pasukan Amerika tidak perlu memasuki perairan atau wilayah udara Iran, itu tidak perlu. Kami tidak mencari pertempuran," kata Menteri Perang AS Pete Hegseth kepada wartawan.
"Saat ini, kita tahu bahwa kita memiliki jalur aman yang dapat dilalui oleh kapal komersial," katanya, seraya menambahkan gencatan senjata dengan Iran belum berakhir.
Komentar positif dari Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga turut membantu meredakan ketegangan. "Peristiwa di Hormuz memperjelas bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis politik. Karena perundingan mengalami kemajuan berkat upaya baik Pakistan, AS harus waspada agar tidak terseret kembali ke dalam rawa oleh pihak-pihak yang berniat buruk. Begitu pula UEA," kata Araghchi di X.
Meskipun ketegangan geopolitik tidak menimbulkan risiko langsung yang besar bagi kripto, hal itu cenderung merugikan harga dengan mengurangi minat investor terhadap aset yang terlalu spekulatif.

(Ilustrasi. Foto: dok KBI)
Harga kripto hari ini
Harga aset kripto secara keseluruhan bergerak naik seiring dengan kenaikan bitcoin. Berikut selengkapnya:
- Ether, kripto peringkat kedua dunia, naik 0,5 persen menjadi USD2.372,33
- XRP, kripto peringkat ketiga dunia, bertambah 1,2 persen menjadi USD1,4139.
- BNB naik 1,2 persen.
- Solana naik 2,3 persen.
- Cardano naik hampir 5,0 persen.
- Di antara memecoin, Dogecoin naik 3,1 persen
- $TRUMP naik 2,4 persen.