Ilustrasi mudik. Foto: Dok. Medcom.id.
Ingat Keluarga Menanti, Dinkes DKI: Pemudik Jangan Paksa Berkendara Lelah
Fachri Audhia Hafiez • 18 March 2026 10:29
Jakarta: Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau seluruh pemudik, khususnya para pengemudi, untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan ke kampung halaman. Selain istirahat cukup selama enam hingga delapan jam sebelum berangkat, pemudik diminta disiplin berhenti sejenak di tengah perjalanan guna menghindari risiko fatal akibat kelelahan.
"Berhenti dan beristirahat setiap tiga hingga empat jam perjalanan, menghindari berkendara saat mengantuk atau lelah," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Debi Intan Suri, di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 18 Maret 2026.
Debi menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi masyarakat yang hendak merayakan Lebaran. Ia mengingatkan agar pemudik mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kecukupan cairan, serta tidak menggunakan ponsel saat mengemudi guna meminimalkan potensi gangguan konsentrasi di jalan raya.
"Kelelahan dan kurang istirahat menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan saat arus mudik. Keselamatan adalah prioritas utama, karena keluarga menanti di kampung halaman," pesan Debi.

Ilustrasi - Mengendarai mobil. Foto: ANTARA/Photo by Hassan OUAJBIR from Pexels.
Sebagai langkah dukungan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiagakan pos kesehatan di 12 lokasi strategis mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Pos ini tersebar di tujuh terminal bus, tiga stasiun kereta api, dan dua pelabuhan. Di antaranya adalah Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, hingga Pelabuhan Muara Angke.
Layanan di pos kesehatan ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga skrining penyakit tidak menular dan kelaikan berkendara. Petugas medis juga disiagakan untuk memberikan konseling, edukasi, serta pemeriksaan narkoba dan alkohol guna memastikan seluruh pengemudi dalam kondisi layak jalan demi keamanan bersama.