Tarif TransJakarta Rute Soetta Menjadi Rp15 Ribu Dinilai Masih Terjangkau

Bus TransJakarta rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Foto: Metro TV/Nattasya Amani Vrazeti.

Tarif TransJakarta Rute Soetta Menjadi Rp15 Ribu Dinilai Masih Terjangkau

Nattasya Amani Vrazeti • 1 September 2026 17:17

Jakarta: Penyesuaian tarif TransJakarta rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) atau SH2 menjadi Rp15.000 per hari ini mendapat beragam tanggapan dari para pengguna jasa. Sejumlah penumpang menilai tarif baru tersebut masih tergolong terjangkau dan sepadan dengan fasilitas serta jarak tempuh yang ditawarkan.

“Menurut aku perubahan harga dari 3,5 (Rp3.500) ke Rp15.000 worth it-worth it aja, apalagi untuk jarak yang cukup jauh dan juga masuk biaya tol ya. Apalagi di TJ Bandara ini tidak begitu ramai dengan penumpang, jadi menurut aku worth it aja untuk harga Rp15.000,” kata Claricha, salah seorang penumpang kepada Metrotvnews.com, Selasa, 1 September 2026. 

Claricha, 18, rutin memanfaatkan rute Blok M– Soetta untuk keperluan pekerjaannya. Menurutnya, tarif Rp15.000 terbilang sepadan dengan fasilitas yang didapat penumpang, salah satunya ketersediaan tempat khusus koper yang memudahkan pengguna saat membawa barang bawaan.

“Menurut aku sih sepadan-sepadan aja untuk harga Rp15.000 dengan fasilitas seperti ini, karena kita sudah disediakan tempat untuk koper ya, jadi tidak repot lagi,” ujar Claricha. 

Penumpang lain yang ditemui di lokasi, Yansen, 30 menyatakan tidak keberatan dengan besaran tarif baru tersebut. Ia menilai tarif Rp15.000 masih sangat masuk di kantong masyarakat dibanding harus merogoh kocek lebih dalam untuk transportasi berbasis aplikasi atau taksi.

“Kalau masalah tarif sih menurut saya enggak masalah ya, Rp15.000 itu masih terbilang murah ya. Terbilang masih buat warga tuh masih bisa terbilang masuk di kantong lah,” ungkap Yansen.

Meski menerima kenaikan tarif, Yansen memberikan catatan terkait jam operasional bus yang dinilainya perlu disesuaikan dengan jadwal penerbangan para penumpang. Ia berharap pihak pengelola dapat mengoperasikan bus lebih awal untuk mengakomodasi penerbangan dini hari atau subuh.

“Lebih ke jam ya. Kadang kita kan pesawat pertama itu subuh, dini hari. Kadang kita ya masih sulit gitu loh. Sedangkan ini jam operasional jam 5 kalau enggak salah ya sampai jam 10. Jadi kita ya pagi tetap aja dari Jakarta harus menggunakan transportasi online, seperti itu sih,” kata Yansen. 

Stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Foto: Metro TV/Nattasya Amani Vrazeti.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan tarif baru untuk TransJakarta rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sebesar Rp15.000 sekali jalan mulai Selasa, 1 September 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi penyesuaian tarif tersebut usai diputuskan secara resmi. 

TransJakarta rute Blok M–Soetta mengenakan tarif sebesar Rp3.500 pada masa promosi sejak diresmikan pada 12 Maret 2026. Kenaikan menjadi Rp15.000 ini ditetapkan berdasarkan kajian mendalam untuk menjaga keberlanjutan operasional layanan tanpa menghilangkan subsidi pemerintah pada transportasi umum tersebut.

(Siti Yona Hukmana)