Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar TV Parlemen
Prabowo: Korupsi Curi Masa Depan Anak-Anak Kita
Husen Miftahudin • 14 August 2026 12:26
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik korupsi. Menurut dia, korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara.
Korupsi membawa dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, bahkan korupsi dapat merugikan masa depan generasi muda. "Korupsi mencuri masa depan anak-anak kita," tegas Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Prabowo menilai praktik korupsi memiliki dampak luas terhadap masyarakat. Ia mencontohkan korupsi dapat mengurangi akses pasien terhadap obat, mengurangi ketersediaan pupuk bagi petani, serta menghilangkan kesempatan kerja bagi generasi muda.
Karena itu, Prabowo menegaskan pemberantasan korupsi perlu dilakukan tanpa memberikan toleransi terhadap praktik tersebut. "Karena itu, kita tidak boleh ada toleransi sedikit pun terhadap korupsi," kata Presiden Prabowo.
Baca Juga :
Inefisiensi Birokrasi Disorot Presiden Prabowo
Birokrasi tak efisien dan birokrat korup
Presiden Prabowo menyoroti persoalan birokrasi yang dinilai masih berbelit-belit dan tidak efisien. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menghambat pemerintah dalam mengambil keputusan sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat."Kita harus mengakui masalah bangsa kita antara lain masalah birokrasi yang berbelit-belit, birokrasi yang tidak bekerja efisien," kata Prabowo.
Tak hanya itu, Prabowo menyoroti adanya oknum birokrat yang menggunakan jabatan dan kewenangannya untuk kepentingan pribadi. Ia menyebut penyalahgunaan jabatan untuk memperkaya diri, keluarga, maupun kelompok sebagai persoalan yang harus diberantas.
"Para birokrat yang sering menggunakan jabatan dan wewenangnya untuk memperkaya diri, keluarganya, dan kelompoknya. Ini harus kita berantas," tegas Prabowo.
Prabowo mengatakan pemerintah tidak boleh menutup-nutupi persoalan tersebut. Terlebih, perkembangan teknologi digital dan keterbukaan informasi membuat berbagai persoalan semakin mudah diketahui publik.
"Bukan kita tutup-tutupi. Era sekarang era digital, era informasi, tidak ada gunanya kita tutup-tutupi. Justru kita harus selesaikan masalah ini," tutur Prabowo.