Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona Hukmana.
Polisi Periksa 6 Saksi Usut Misteri Kematian Lula Lahfah
Siti Yona Hukmana • 26 January 2026 15:09
Jakarta: Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa enam saksi dalam penyelidikan kasus kematian selebgram, Lula Lahfah. Pemeriksaan dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP), yaitu Apartemen Essense Darmawangsa, Jakarta Selatan dan Polres Metro Jakarta Selatan.
Hal ini disampaikan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah saat ditemui di kantornya. Namun, Iskandar tidak memerinci siapa saja yang diperiksa.
"Sampai saat ini kita sudah memeriksa atau mengklarifikasi enam saksi yang sudah ada di TKP juga pada saat itu. Selain itu dengan pihak rumah sakit, karena berdasarkan informasi saksi, salah satu saksi, saudari LL ini mengalami gangguan kesehatan," kata Iskandar di Polres Jaksel, Senin, 26 Januari 2026.
Iskandar menyebut polisi perlu mengklarifikasi pihak Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) untuk mencari tahu fakta yang sebenarnya terjadi. Menurut Iskandar, pihaknya sudah mendapatkan alur cerita dari keterangan saksi di tempat kejadian perkara, baik yang melihat, menyaksikan, dan mendengar.
Keterangan itu tengah diproses lebih lanjut. Sebab, ada berapa membutuhkan keterangan dari laboratorium forensik. Iskandar meminta waktu agar dapat bekerja profesional, sehingga bisa memberikan fakta sesuai peristiwa.
Di samping itu, Iskandar menyebut Reza Arap selaku kekasih Lula akan diperiksa di Polres Jaksel hari ini, Senin, 26 Januari 2026. Polisi masih menunggu kedatangannya yang menyatakan kesiapan tiba sore ini.
"Sampai saat ini dugaan untuk pacarnya ada dari keterangan bahwa ada di TKP. Oleh karena itu, jadi kita tetap melakukan klarifikasi dan saudara RA ini, pacarnya, kooperatif dan akan hadir pada pemeriksaan atau klarifikasi di Polres Metro Jakarta Selatan," ungkap Iskandar.
Lula ditemukan tidak bernyawa dengan posisi telentang dan kaku di kamar sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Januari 2026. Penemuan ini bermula dari asisten rumah tangga (ART) yang curiga Lula tidak merespons dari pagi hingga petang.

Lula Lahfah. Foto: Dok. Instagram.
Terlebih pada dini harinya, Jumat, 23 Januari 2026 pukul 02.00 WIB, Lula terdengar mengerang kesakitan. Diduga kesakitan ini terkait dengan pascaoperasi batu ginjal dan asam lambung akut.
ART pun melapor ke petugas keamanan apartemen dan membuka pintu kamar yang terkunci bersama-sama pukul 18.44 WIB. Ditemukan Lula dengan kondisi tidak bernyawa dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
Petugas keamanan bersama polisi hanya menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI. Lula dibawa ke RS Fatmawati, Jaksel untuk visum.
Namun, pihak keluarga tidak setuju dilakukan visum dengan alasan menjaga privasi korban. Hingga kini, penyebab kematian korban masih misteri. Lula telah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakunf, Jakarta Timur pada Sabtu, 24 Januari 2026.