Xi Jinping Akan Kunjungi AS Pekan Ini dengan Agenda 'Perdamaian Dunia'

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. (Anadolu Agency)

Xi Jinping Akan Kunjungi AS Pekan Ini dengan Agenda 'Perdamaian Dunia'

Willy Haryono • 21 September 2026 15:18

Jakarta: Presiden Tiongkok Xi Jinping akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pekan ini pada 23-25 September 2026.

Beijing mengatakan Xi dan Presiden AS Donald Trump akan bertukar pandangan mengenai perdamaian dunia di tengah perang Iran. Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengonfirmasi rencana kunjungan tersebut pada Senin, 21 September 2026.

“Atas undangan Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, Presiden Xi Jinping akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada 23 hingga 25 September,” kata pihak kementerian, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Kunjungan tersebut akan menjadi kunjungan kenegaraan pertama Xi ke AS sejak September 2015, ketika dia datang atas undangan Presiden AS saat itu, Barack Obama.

Xi kemudian bertemu Trump pada 2017 ketika Trump menjalani masa jabatan pertamanya sebagai presiden AS.

Pada 2023, Xi kembali mengunjungi AS dan bertemu Presiden AS saat itu, Joe Biden, di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC). Namun, kunjungan tersebut bukan dalam status kunjungan kenegaraan.

Kunjungan Xi pada Rabu hingga Jumat pekan ini berlangsung setelah Trump melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok pada Mei lalu.

“Pertukaran kunjungan kedua presiden dalam rentang waktu setengah tahun akan menjadi tonggak yang memiliki signifikansi historis,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun kepada wartawan di Beijing.

Guo mengatakan Xi akan melakukan pertukaran pandangan secara mendalam dengan Trump mengenai isu-isu utama yang berkaitan dengan hubungan bilateral serta perdamaian dan pembangunan dunia.

Xi telah melakukan lima kunjungan ke AS sejak menjabat sebagai presiden Tiongkok pada 2013.

“Diplomasi kepala negara memainkan peran yang tidak tergantikan dalam memberikan arahan strategis bagi hubungan Tiongkok-AS,” kata Guo.

Menurut dia, Tiongkok akan bekerja sama dengan AS untuk memperkaya dimensi hubungan konstruktif dan stabilitas strategis kedua negara, memperkuat dialog dan kerja sama, serta mengelola perbedaan secara tepat.

“Tiongkok akan terus memberikan kontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran dunia,” ujarnya.

Menurut laporan media AS, Xi kemungkinan akan disambut Trump di landasan pangkalan militer Joint Base Andrews, Maryland, yang berada di dekat Washington.

Xi juga diperkirakan akan didampingi sejumlah pimpinan perusahaan besar, termasuk dari produsen kendaraan listrik BYD dan perusahaan manufaktur pintar Xiaomi.

Baca juga: Trump Sebut Akan Bahas Hampir Semua Isu dengan Xi Jinping di Gedung Putih

(Willy Haryono)