Bahas Konflik Lebanon dengan Trump, Macron Tekankan Pentingnya Gencatan Senjata

Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Anadolu Agency)

Bahas Konflik Lebanon dengan Trump, Macron Tekankan Pentingnya Gencatan Senjata

Willy Haryono • 1 June 2026 20:06

Paris:  Presiden Prancis Emmanuel Macron menekankan pentingnya gencatan senjata yang kuat di Lebanon dalam percakapan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu malam, 31 Mei 2026.

Melalui unggahan di platform X pada Senin, Macron mengatakan dirinya menyambut komitmen Trump terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon.

“Saya menekankan pentingnya gencatan senjata yang kuat dan dukungan kolektif kami terhadap otoritas Lebanon,” tulis Macron, seperti dilansir dari media Anadolu, Senin, 1 Juni 2026.

Selain membahas Lebanon, kedua pemimpin juga menyinggung upaya mencapai kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.

Macron menyebut potensi kesepakatan tersebut sebagai peluang penting untuk membangun kerangka keamanan baru yang melibatkan seluruh pihak terkait demi menciptakan stabilitas jangka panjang di kawasan.

Ia mengatakan Prancis siap mendukung penuh upaya tersebut dan mengambil bagian dalam implementasinya.

Macron juga mengungkap keberadaan misi internasional yang dibangun bersama Inggris dan sejumlah mitra lain untuk membantu mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz apabila kesepakatan tercapai.

“Ini adalah tujuan dari misi internasional yang kami bangun bersama Inggris dan mitra kami, siap dikerahkan segera setelah kesepakatan tercapai, guna membantu mengamankan lalu lintas maritim di Selat Hormuz,” ujarnya.

Macron menambahkan Prancis siap berkontribusi melalui pengalaman dan kemampuan yang dimiliki dalam proses negosiasi yang lebih luas.

Ketegangan di Lebanon meningkat sejak Israel melancarkan operasi militer terbaru pada Maret lalu setelah Hizbullah membalas perang AS-Israel terhadap Iran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini juga memerintahkan perluasan operasi militer di Lebanon meski gencatan senjata yang dimediasi AS masih berlaku.

Baca juga:  Ancaman Serangan Israel Picu Pengungsian Besar-besaran dari Ibu Kota Lebanon

(Willy Haryono)