Anak Mudah Akses Konten Pornografi, KPAI Ingatkan Penyelenggara Platform

Ilustrasi Pexels

Anak Mudah Akses Konten Pornografi, KPAI Ingatkan Penyelenggara Platform

Muhamad Marup • 29 May 2026 22:47

Jakarta: Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Aris Adi Leksono, menyebut anak saat ini mudah mengakses konten pornografi di media sosial. Pihaknya mengingatkan penyelenggara platform untuk mencegah konten berbahaya bagi anak.

"Platform media sosial perlu memiliki sistem pengawasan, moderasi, dan penanganan yang cepat terhadap konten yang berpotensi membahayakan pengguna anak," ujar Aris, mengutip laman resmi KPAI, Jumat, 29 Mei 2026.

Ia menerangkan, konten bermuatan pornografi kini tidak lagi hanya ditemukan pada platform khusus dewasa. Konten tersebut juga beredar di media sosial yang banyak digunakan anak dan remaja.

"Ini menjadi alarm bagi semua pihak karena ancaman terhadap anak kini semakin dekat dan mudah diakses melalui media sosial yang digunakan sehari-hari," ucapnya.

Aris menegaskan, bahwa persoalan pornografi tidak dapat dipandang hanya sebagai pelanggaran moral atau asusila semata. Perlindungan dan tumbuh kembang anak juga terancam.

Ia mengimbau orang tua untuk lebih aktif mendampingi aktivitas digital anak. Tidak hanya pengawasan penggunaan gawai dan media sosial, tapi membangun komunikasi yang terbuka di dalam keluarga.

"Kami mengajak orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak saat menggunakan gadget. Pendampingan dan komunikasi yang baik menjadi langkah penting agar anak tidak terpapar konten negatif," katanya.

Ilustrasi Pexels


KPAI berharap seluruh pihak dapat bersama-sama membangun ruang digital yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak Indonesia.

"Ruang digital harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar, berinteraksi, dan berkembang. Bukan justru menjadi ruang yang membahayakan masa depan mereka," terangnya.

(Muhamad Marup)