Populer Ekonomi: Harga Emas Jeblok hingga Peserta Tax Amnesty Tak akan Diperiksa Ulang

Ilustrasi emas batangan. Foto: bullionvault.com

Populer Ekonomi: Harga Emas Jeblok hingga Peserta Tax Amnesty Tak akan Diperiksa Ulang

Eko Nordiansyah • 12 May 2026 06:53

Jakarta: Pemberitaan mengenai harga emas dunia jeblok menjadi berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com, Senin, 11 Mei 2026. Selain itu ada pemberitaan mengenai Menkeu Purbaya pastikan peserta tax amnesty tak diperiksa ulang.

Berikut berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com:

1. Harga Emas Dunia Jeblok Gara-gara Ini

Harga emas turun dalam perdagangan Asia pada Senin, 11 Mei 2026, setelah mencatatkan kenaikan mingguan. Ini terjadi karena melonjaknya harga minyak dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS), sehingga mengurangi daya tarik emas batangan menyusul penolakan Presiden AS Donald Trump terhadap tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian.
Baca selengkapnya di sini

2. Rincian Harga Terbaru Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian, Senin, 11 Mei

Harga emas yang dijual PT Pegadaian (Persero) pada hari ini kompak tidak mengalami perubahan pada setiap jenisnya. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian.
Baca selengkapnya di sini

3. Purbaya Pastikan Harta Peserta Tax Amnesty Tak akan Diperiksa Ulang

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tak akan memeriksa ulang harta yang telah diungkapkan oleh wajib pajak peserta Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau Tax Amnesty Jilid II.
Baca selengkapnya di sini

4. Purbaya Pede Cadangan Devisa Bakal Melejit Berkat Aturan Baru DHE SDA

Pemerintah siap mengimplementasikan aturan baru terkait Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang dijadwalkan berlaku mulai 1 Juni 2026.
Baca selengkapnya di sini

5. Survei BI Ungkap Keyakinan Konsumen Tetap Kuat, Simak Indikatornya

Bank Indonesia (BI) melalui hasil Survei Konsumen mencatat keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi diindikasikan tetap terjaga pada April 2026. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada pada level optimis atau indeks lebih dari 100.
Baca selengkapnya di sini

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)