Presiden Jokowi di Istana/Medcom.id/Kautsar
Jokowi Pastikan Pansel Capim KPK Berintegritas
Fachri Audhia Hafiez • 19 May 2024 14:15
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons soal panitia seleksi (pansel) calon pimpinan (capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi belum menentukan hal itu.
"Nama-nama bakal calon pansel masih dalam proses penggodokan," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana saat dikonfirmasi, Minggu, 19 Mei 2024.
Jokowi, kata Ari, menghormati harapan dan masukan seluruh elemen masyarakat. Presiden bakal patuh pada peraturan yang berlaku.
"Dalam menetapkan sembilan anggota Pansel Dewas dan Capim KPK, Presiden berpegang pada koridor peraturan perundang-undangan," ucap Ari.
Ari menekankan anggota Pansel KPK yang dipilih Jokowi merupakan sosok berintegritas. Sosok itu memiliki kepedulian pada pemberantasan korupsi.
| Baca: Surat ke Jokowi Terkait Pansel Capim KPK Dinilai Bentuk Trauma |
"Presiden juga memastikan pembentukan dan penetapan Pansel KPK 2024 adalah untuk memperkuat KPK dan sistem pemberantasan korupsi di Indonesia," ujar Ari.
Sebanyak 9 orang bakal dipilih sebagai pansel capim KPK. Mereka terdiri atas lima unsur pemerintah dan empat kalangan masyarakat.
Sementara itu, sembilan mantan Komisioner KPK mengirimkan surat ke Presiden Jokowi perihal usulan pemilihan sosok pansel capim dan Dewan Pengawas (Dewas). Mereka meliputi Erry Riyana Hardjapamekas, Mochamad Jasin, Mas Achmad Santosa, dan Busyro Muqoddas. Kemudian, Adnan Pandu Praja, Abraham Samad, Laode M Syarif, Basaria Panjaitan, dan Saut Situmorang.