Polisi Periksa Tiga Saksi soal Penemuan Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi

Tangkapan layar video viral penemuan cacahan uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu di TPS liar Desa Taman Rahayu. Metrotvnews.com/ Antonio

Polisi Periksa Tiga Saksi soal Penemuan Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi

Antonio • 5 February 2026 15:12

Bekasi: Polisi memeriksa tiga saksi terkait kasus penemuan puluhan karung berisi cacahan uang di lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar di wilayah Setu, Kabupaten Bekasi. Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah, mengatakan pemeriksaan saksi untuk mencari titik terang dari temuan tersebut.

"Yang diperiksa baru tiga, pemilik lahan, sopir, kemudian masyarakat sekitar," kata Usep di Bekasi, Kamis, 5 Februari 2026.

Usep menjelaskan pemilik lahan turut dimintai keterangan untuk memastikan keterkaitannya dengan lokasi pembuangan cacahan uang tersebut. "Diminta keterangan terkait dengan lokasinya," jelas Usep.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi memastikan lahan tersebut merupakan milik seorang warga berinisial S. Lahan tersebut merupakan bekas galian yang rencananya akan diratakan.

"Hasil penyelidikan membenarkan bahwa pemilik lahan ini Pak Haji dengan inisial S. Di mana Pak Haji ini memiliki lahan yang bekas galian, sehingga dia berkeinginan untuk meratakan," jelas Usep.


Tangkapan layar video viral penemuan cacahan uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu di TPS liar Desa Taman Rahayu. Metrotvnews.com/ Antonio

Menurut Usep, pemilik lahan menerima sampah untuk menutup area galian tersebut. "Jadi dia menerima sampah-sampah dari mana untuk menutup galian tersebut," ungkapnya.

Polisi juga memeriksa seorang sopir pengangkut berinisial K. Usep menyebut K hanya berperan sebagai pemilik armada yang mengangkut muatan ke lokasi TPS liar.

"Jadi K ini sopir. Sopir yang mengangkut barang itu," kata Usep.

Terkait asal muatan cacahan uang, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan sementara, sopir mengaku mengenal seseorang berinisial F.

"Sementara dalam pendalaman, cuma kenal dengan inisial F itu di TPA Bantar Gebang," ujar Usep.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)