Direktur Utama JRP Insurance, Abdul Haris, bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjenguk korban KMP Putri Yasmin. (Dok: Jasaraharja Putera)
KMP Putri Yasmin Terbakar, Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Korban
Lukman Diah Sari • 12 August 2026 20:55
Mataram: PT Jasaraharja Putera (JRP) bergerak cepat melakukan koordinasi bersama stakeholder terkait untuk merespons kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu, 12 Agustus 2026. Direktur Utama JRP Insurance, Abdul Haris, mengunjungi langsung para korban.
Kunjungan itu dilakukan bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, serta perwakilan dari ASDP dan Jasa Raharja. Dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris, menyampaikan bahwa perusahaan bergerak cepat untuk memastikan kesiapan penanganan dan pelayanan kepada pihak yang terdampak.
"Kami memastikan PT Jasaraharja Putera bergerak cepat dalam merespons kejadian ini dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait dan menyiapkan personel di Pelabuhan Lembar. Prioritas kami adalah memastikan pihak yang terdampak mendapatkan pelayanan secara cepat dan tepat, dengan tetap mengikuti proses pendataan, verifikasi, serta ketentuan perlindungan yang berlaku," ujarnya di Mataram, Rabu, 12 Agustus 2026.
Baca Juga :
212 Korban KMP Putri Yasmin Berhasil Dievakuasi
.jpeg)
Direktur Utama JRP Insurance, Abdul Haris, bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjenguk korban KMP Putri Yasmin. (Dok: Jasaraharja Putera)
PT Jasaraharja Putera telah menyiapkan personel penanganan klaim di Pelabuhan Lembar serta berkoordinasi dengan Basarnas, ASDP Lembar, Lanal, dan Polair. Pelayanan kepada korban selanjutnya dilakukan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi serta sesuai dengan ruang lingkup perlindungan dan ketentuan yang berlaku.
KMP Putri Yasmin milik PT Jembatan Nusantara mengalami kebakaran saat berlayar. Kapal bertolak dari Padangbai sekitar pukul 00.00 Wita dan dilaporkan mengalami kebakaran di perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima petugas sekitar pukul 04.50 Wita. Sejumlah kapal kemudian bergerak menuju lokasi untuk mendukung proses evakuasi penumpang dan awak kapal.