Tangkapan layar video dari Tim SAR KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu dini hari, 12 Agustus 2026. ANTARA/Nur Imansyah
212 Korban KMP Putri Yasmin Berhasil Dievakuasi
Silvana Febiari • 12 August 2026 20:27
Mataram: Kantor SAR Mataram menyatakan jumlah korban yang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok bertambah menjadi 212 orang. Tim SAR gabungan sebelumnya mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 orang selamat dan satu meninggal dunia.
"Totalnya 212," kata Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, dilansir dari Antara, Rabu, 12 Agustus 2026.
Jumlah tersebut bertambah setelah KMP Pratama Kalyani mengevakuasi 39 orang. Para korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan Lembar.
Baca Juga :
"Untuk yang ada di kapal 39 orang itu masih di Kapal Pratama Kalyani sedang menuju ke Lembar. Kebetulan dari Lembar juga, dari perusahaan yang sama. Ikut membantu pencarian," jelasnya.
Tim SAR gabungan mengerahkan enam kapal dari berbagai unsur setelah menerima laporan kebakaran KMP Putri Yasmin sekitar pukul 04.30 WITA.
"Yang pertama itu ada enam kapal yang kita gerakkan ke lokasi. Dari total laporan awal yang kita terima sesuai dengan apa yang disampaikan oleh kementerian, 173 dengan satu meninggal," ungkapnya.
Hariyadi mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah masih ada orang yang belum ditemukan atau belum terdata. Pendataan penumpang menjadi kewenangan pihak perusahaan.
"Kami belum bisa memastikan terkait dengan data korban. Itu ada kewenangan dari pihak perusahaan," ucapnya.

Kepala SAR Mataram Muhamad Hariyadi menjawab pers di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Rabu malam, 12 Agustus 2026. ANTARA/Dhimas B.P.
Tim SAR akan melanjutkan pencarian pada Kamis, 13 Agustus 2026. Petugas juga akan menindaklanjuti laporan keluarga yang belum mendapat informasi mengenai anggota keluarganya.
"Besok kita juga tetap upayakan pencarian, karena 'golden time' pencarian itu tiga hari. Kita lakukan pencarian terus selama masih ada pengaduan, kita tetap melakukan pencarian," terangnya.
Hariyadi mengatakan operasi pencarian lanjutan akan disesuaikan dengan kondisi cuaca di lapangan. "Kita akan lakukan pencarian dengan menyesuaikan kondisi cuaca yang ada di lapangan besok," imbuhnya.
Kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok terjadi pada Rabu pukul 04.15 WITA. Saat itu, kapal sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar.