Satu Korban Meninggal dalam Kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban selamat penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu dini hari, 12 Agustus 2026. ANTARA/SAR Mataram

Satu Korban Meninggal dalam Kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok

Silvana Febiari • 12 August 2026 18:02

Mataram: Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 172 korban selamat dan satu korban meninggal dunia dalam kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok. Operasi pencarian dan penanganan korban masih terus dilakukan setelah kapal terbakar sekitar pukul 04.15 WITA.

"Berdasarkan data sementara yang terkonfirmasi di Posko SAR hingga saat ini, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 173 orang. Dari jumlah tersebut, 172 orang dinyatakan selamat, sementara satu orang dilaporkan meninggal dunia," ujar Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, dilansir dari Antara, Rabu, 12 Agustus 2026.
 


Tim SAR mengerahkan berbagai alat utama dalam mengoptimalkan proses pencarian dan evakuasi, yaitu KN SAR 220 Mataram dan KN SAR Arjuna, Helikopter SGi Air Bali, KMP Portlink II, KAL Lembar, serta Kapal Yacht "No Comment" dan "Still Here", Speedboat Polairud, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB).

Sementara unsur yang terlibat dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, SGi Air Bali dengan dukungan Finns Search and Rescue, TNI AL, Ditpolairud Polda NTB dan Polres Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, KMP PortLink II, KMP Parama Kalyani serta awak kapal yacht, tim medis, masyarakat setempat dan instansi terkait lainnya.


Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin terbakar saat melintas di Perairan Sekotong, Selat Lombok. (Dokumentasi/ Metro TV)


Tim SAR gabungan di lapangan masih berada dalam status siaga penuh. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban, baik penumpang maupun kru kapal, mendapatkan penanganan medis, dan evakuasi yang cepat serta optimal.

"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru kapal," ucapnya.

Tim SAR gabungan masih menyisir sekitar lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada korban yang belum dievakuasi. Koordinasi dengan seluruh unsur terkait juga terus dilakukan untuk mempercepat penanganan darurat.

"Kami akan terus memperbarui data secara berkala seiring dengan perkembangan proses pencarian dan evakuasi di lapangan," ungkapnya.

(Silvana Febiari)