Polri Raih Rekor MURI Tanam Bawang Putih Serentak di Lahan 279 Hektare

Polri meraih rekor MURI untuk “Penanaman Bawang Putih secara Serentak di Lahan Terluas”. Foto: Istimewa.

Polri Raih Rekor MURI Tanam Bawang Putih Serentak di Lahan 279 Hektare

Gabriella Thesa Widiari • 19 August 2026 12:27

Jakarta: Polri menggelar penanaman bawang putih serentak pada lahan seluas 279,53 hektare di 14 wilayah. Kegiatan tersebut menorehkan prestasi berupa perolehan rekor Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk “Penanaman Bawang Putih secara Serentak di Lahan Terluas”.

Penanaman serentak dipusatkan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu, 19 Agustus 2026. Acara itu bagian dari rangkaian Penanaman Bawang Putih Serentak, Panen Raya Bawang Putih, serta Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri.

"Capaian Rekor MURI bukan sekadar pencatatan prestasi, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam meningkatkan produksi bawang putih nasional," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan tertulis, Rabu, 19 Agustus 2026.

Penanaman serentak dipusatkan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026), dan menjadi bagian dari rangkaian Penanaman Bawang Putih Serentak, Panen Raya Bawang Putih, serta Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri.

Sigit mengatakan, sekitar 90-95 persen kebutuhan bawang putih nasional masih melalui impor. Sementara produksi dalam negeri baru berkisar 39-40 ribu ton per tahun, dibandingkan kebutuhan nasional yang telah mencapai lebih dari 600 ribu ton per tahun.

Oleh karena itu, Polri berkomitmen mendukung target Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada bawang putih dalam tiga tahun ke depan. Dukungan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, kelompok tani, dan berbagai mitra strategis.

Dari target lahan seluas 4.840 hektare yang diberikan Kementerian Pertanian, telah terverifikasi 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda dan 66 Polres. Dari luasan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan melibatkan 117 kelompok tani dan 2.257 petani.

Khusus dalam penanaman serentak hari ini, sebanyak 110 kelompok tani yang beranggotakan 2.174 petani terlibat menggarap lahan seluas 279,53 hektare. Penanaman tersebut memiliki potensi produksi mencapai sekitar 2.795 ton bawang putih.


Penanaman bawang putih serentak di 14 wilayah Polda, panen raya, serta peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Foto: Dok. Polri.

Selain penanaman serentak, dilaksanakan panen raya bawang putih pada lahan seluas 105 hektare yang melibatkan sembilan kelompok tani dengan 287 petani. Panen tersebut memiliki potensi hasil mencapai 1.050 ton bawang putih.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto alias Titiek mendukung upaya Polri dan Kementerian Pertanian yang membantu mewujudkan swasembada pangan. Menurut dia, momentum serentak harus menjadi awal dari gerakan yang konsisten dan berkelanjutan.

"Swasembada bawang putih tidak cukup hanya dengan memperluas lahan dan meningkatkan produksi, tetapi harus diikuti pembangunan ekosistem yang kuat, kepastian penyerapan hasil panen, tata niaga yang sehat, serta peningkatan kesejahteraan petani," kata Titiek.

(Gabriella Thesa Widiari)