Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto). Foto: Dok. Polri.
Polri Dorong Swasembada Bawang Putih lewat Penanaman Serentak di Sembalun
Fachri Audhia Hafiez • 19 August 2026 12:07
Lombok Timur: Polri terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui percepatan swasembada bawang putih. Komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi penanaman bawang putih serentak, panen raya, hingga groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa, 18 Agustus 2026.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Langkah sinergis ini menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor untuk menggenjot produksi bawang putih nasional sekaligus memperkuat ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.
Dalam mendukung percepatan swasembada, Polri berkolaborasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan mitra strategis. Hasil verifikasi mencatat potensi lahan seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda.
Dari total luasan tersebut, sebanyak 927,6 hektare telah ditanami dengan estimasi produksi mencapai 9.276 ton, serta melibatkan 117 kelompok tani dan 2.257 petani.
Khusus penanaman serentak hari ini, aksi digelar di 14 Polda dengan total luas lahan 279,5 hektare dan diproyeksikan menghasilkan 2.795 ton bawang putih pada kuartal IV 2026. Sementara tiga Polda lainnya bakal menyusul sesuai dengan kalender masa tanam daerah masing-masing.
Adapun di kawasan Sembalun, panen raya digelar di atas lahan seluas 105 hektare yang berpotensi menghasilkan 1.050 ton bawang putih. Pada momentum yang sama, Polri meresmikan pemancangan batu pertama (groundbreaking) Gudang Ketahanan Pangan Polri seluas 250 meter persegi berkapasitas simpan hingga 300 ton.
Fasilitas ini disiapkan guna menjaga kualitas pascapanen sebelum hasil produksi diserap dan didistribusikan ke pasar.
.jpeg)
Aksi penanaman bawang putih serentak, panen raya, hingga groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Foto: Dok. Polri.
Dukungan operasional juga disalurkan melalui alat dan mesin pertanian (alsintan). Polri memberikan bantuan berupa 81 unit hand tractor dan 5 unit pompa air tenaga surya. Kementerian Pertanian turut menyalurkan 9 unit hand tractor, 1 unit traktor roda empat, serta 19 unit pompa air, disusul bantuan 17 ton pupuk dari PT Pupuk Indonesia.
Tak hanya memperluas area tanam, Polri bergandengan tangan dengan Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk mengembangkan varietas bibit bawang putih yang adaptif di ketinggian kurang dari 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Inovasi ini diharapkan mampu membuka jalan bagi ekspansi sentra produksi ke wilayah dataran yang lebih rendah.
Melalui integrasi hulu-hilir tersebut, Polri optimistis produksi bawang putih dalam negeri dapat melonjak drastis, menekan angka ketergantungan impor, sekaligus membawa dampak nyata bagi kesejahteraan para petani di seluruh Indonesia.