Seorang Pria Jadi Korban Penyiraman Diduga Air Keras di Cengkareng

Detik-detik seorang pria menjadi korban penyiraman diduga air keras oleh dua orang tak dikenal di kawasan Jalan Dharma Wanita V, RW 01 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (26/4/2026) sore sekira pukul 17.31 WIB. ANTARA/Risky Syukur

Seorang Pria Jadi Korban Penyiraman Diduga Air Keras di Cengkareng

Achmad Zulfikar Fazli • 26 April 2026 23:16

Jakarta: Seorang pria menjadi korban penyiraman diduga air keras oleh dua orang tak dikenal di kawasan Jalan Dharma Wanita V, RW 01 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, sekitar pukul 17.31 WIB, Minggu, 26 April 2026. Video peristiwa ini viral dan diunggah akun Instagram @warga.jakbar.

Dalam sebuah video viral, terlihat korban yang mengenakan baju kaos berwarna merah belang dan celana pendek hitam tengah berkendara menggunakan motor listrik berwarna biru. Saat berkendara, korban diikuti dua terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor matic jenis scoopy.

Video itu memperlihatkan pengendara mengenakan baju kaos berwarna putih dan terduga penyiram air keras mengenakan hoodie berwarna hitam.

Setelah terkejar, sepeda motor terduga pelaku dan motor listrik korban berada dalam posisi sejajar. Korban dan kedua pelaku pun sempat terlibat cekcok mulut.

Tiba-tiba, pria yang mengenakan hoodie hitam menyiram korban menggunakan air dalam botol yang diduga sebagai air keras.


Ilustrasi air keras. Dok. Medcom

Baca Juga: 

KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus

Usai melakukan tindakan tersebut, kedua pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban menghentikan laju sepeda motornya.

Dalam keterangan video viral itu, korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga usai mengalami insiden tersebut.

Pihak kepolisian tengah mendalami kejadian tersebut dengan mendatangi tempat kejadian peristiwa (TKP) dan mengumpulkan sejumlah keterangan saksi.

"Lagi lidik. Masih di TKP, kita lagi mengumpulkan baket (bahan keterangan)," tutur Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, di Jakarta, dilansir dari Antara.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)