Dua Aktivis Global Sumud Flotilla Dipindahkan ke Penjara Shikma Israel

Salah satu penjara Israel yang kerap digunakan untuk menahan warga Palestina. (Anadolu Agency)

Dua Aktivis Global Sumud Flotilla Dipindahkan ke Penjara Shikma Israel

Willy Haryono • 3 May 2026 13:42

Gaza: Penyelenggara armada kapal Global Sumud Flotilla menyatakan bahwa dua aktivis kemanusiaan yang ditahan Israel saat menjalankan misi bantuan menuju Jalur Gaza telah dipindahkan ke Penjara Shikma di Ashkelon.

Dalam pernyataan resmi pada Sabtu kemarin, kelompok tersebut menyebut Saif Abukeshek dan Thiago Avila masih berada dalam tahanan setelah insiden pencegatan Global Sumud Flotilla di perairan Eropa.

Dikutip dari Antara, Minggu, 3 Mei 2026, Global Sumud Flotilla menuduh penahanan tersebut dilakukan secara ilegal. Menurut penyelenggara, pasukan Israel menaiki kapal mereka pada Rabu malam dan menahan sekitar 180 aktivis, namun 178 di antaranya telah dibebaskan.

Saif Abukeshek, yang berkewarganegaraan Spanyol dan Swedia keturunan Palestina, serta Thiago Avila asal Brasil, menjadi dua orang yang masih ditahan Israel.

Selama ini, Penjara Shikma kerap digunakan untuk menahan warga Palestina, termasuk warga sipil dari Gaza.

Global Sumud Flotilla juga mengutip pernyataan Kedutaan Besar Brasil yang menyebut Avila diduga mengalami pemukulan dan penyiksaan selama masa penahanan.

Kasus ini menambah tekanan internasional terhadap Israel terkait penanganannya terhadap misi kemanusiaan internasional yang berupaya menyalurkan bantuan ke Gaza.

Hingga kini, otoritas Israel belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan perlakuan terhadap kedua aktivis tersebut.

Baca juga:  Dua Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Israel untuk Diinterogasi

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)