Perang Rusia-Ukraina telah meletus sejak Februari 2022. (Anadolu Agency)
Serangan 174 Drone Rusia Hantam Sejumlah Wilayah Ukraina, 4 Orang Tewas 21 Terluka
Willy Haryono • 19 September 2026 19:19
Kyiv: Serangkaian serangan Rusia di sejumlah wilayah Ukraina menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 21 lainnya, menurut Kementerian Luar Negeri Ukraina, Sabtu, 19 September 2026.
Dalam pernyataan melalui platform X yang dilansir Anadolu Agency, Kementerian Luar Negeri Ukraina mendesak masyarakat internasional meningkatkan tekanan terhadap Moskow untuk mengakhiri perang dan mendorong proses perdamaian.
Di wilayah Sumy, bom berpemandu Rusia menghantam sebuah bangunan tempat tinggal sembilan lantai. Dua orang tewas dan delapan lainnya terluka, termasuk dua anak-anak, menurut otoritas Ukraina. Empat orang juga dilaporkan berhasil dievakuasi dari reruntuhan.
Serangan drone di Kota Balakliia, wilayah Kharkiv, juga dilaporkan menewaskan pasangan lanjut usia setelah rumah mereka hancur.
Di Odesa, serangan Rusia menghantam gedung administrasi 11 lantai dan melukai 10 orang, termasuk dua petugas penyelamat. Kementerian Luar Negeri Ukraina mengeklaim Rusia kembali melakukan serangan ketika tim darurat tengah melakukan evakuasi dan penanganan di lokasi.
Sementara itu, serangan udara di Kota Sloviansk, Ukraina timur, dilaporkan melukai tiga orang. Sebuah bangunan tempat tinggal di Distrik Kramatorsk juga terbakar dan petugas penyelamat mengevakuasi dua orang dari dalam bangunan.
Ukraina juga melaporkan serangan terhadap sebuah rumah sakit di Pavlohrad serta sejumlah infrastruktur sipil di wilayah Kyiv.
Rusia Luncurkan 174 Drone
Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan dua rudal antikapal Zircon dan 174 drone dalam serangan pada malam 18 hingga 19 September.Menurut laporan awal Angkatan Udara Ukraina, sistem pertahanan udara menembak jatuh atau menetralisasi 141 target udara. Serangan tercatat di 15 lokasi, sementara puing-puing dari target yang berhasil dicegat jatuh di sembilan lokasi.
Odesa dan wilayah Kyiv disebut menjadi sasaran utama serangan. Angkatan Udara Ukraina juga menyatakan dua rudal Zircon yang diluncurkan Rusia tidak mencapai targetnya.
Serangan tersebut menambah rangkaian serangan udara Rusia terhadap sejumlah kota Ukraina dalam beberapa hari terakhir. Pada 17 September, serangan Rusia juga menghantam Kyiv dan sejumlah wilayah lain serta menyebabkan lebih dari 20 orang terluka, menurut laporan Reuters.
Rusia Klaim Hancurkan 344 Drone Ukraina
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sistem pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan 344 drone Ukraina dalam semalam di sejumlah wilayah Rusia dan perairan Laut Hitam.Klaim tersebut mencakup wilayah Leningrad, Novgorod, Bryansk, Kursk, Belgorod, Oryol, Kaluga, Tula, Ryazan, Lipetsk, Vladimir, Rostov, Krasnodar, Moskow, serta sejumlah wilayah lainnya.
Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan pasukannya melancarkan serangan drone terhadap pusat logistik, pelabuhan, kapal yang disebut digunakan untuk kepentingan militer Ukraina, serta infrastruktur transportasi.
Di wilayah Kyiv, Rusia mengklaim menyerang kompleks logistik Kopylov yang disebut digunakan untuk menyimpan dan mendistribusikan pasokan militer dari negara-negara Eropa.
Di wilayah Odesa, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim menyerang jembatan ponton di Sungai Dniester yang disebut digunakan untuk mengangkut pasokan militer dari Rumania dan Pelabuhan Izmail. Rusia juga mengklaim sebuah kapal kargo di Pelabuhan Chornomorsk serta dua kapal kargo di laut turut menjadi sasaran.
Moskow mengeklaim kapal-kapal tersebut membawa pasokan untuk mendukung pasukan Ukraina.
Klaim dari kedua pihak mengenai sasaran dan dampak serangan belum dapat diverifikasi secara independen. Kondisi medan perang dan serangan yang terus berlangsung membuat verifikasi langsung terhadap sejumlah laporan sulit dilakukan.
Baca juga: Rusia Klaim Kuasai 220 Permukiman Ukraina Sejak Awal 2026