Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak di Timika. ANTARA/Marselinus Nara
Polres Mimika Olah TKP Penyanderaan Warga di Distrik Jila
Silvana Febiari • 21 August 2026 00:51
Mimika: Kepolisian Resor (Polres) Mimika mengirim personel ke Distrik Jila untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penyanderaan terhadap sembilan perempuan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata. Personel Brimob dan tim investigasi juga dikerahkan ke lokasi.
"Hari ini kami sudah mengirim personel dan besok juga akan dilakukan pengiriman lagi, personel itu terdiri dari Brimob dan tim investigasi untuk melakukan olah TKP," ujar Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak, dilansir dari Antara, Kamis, 20 Agustus 2026.
Situasi kamtibmas di Distrik Jila berangsur mereda setelah penyanderaan sembilan perempuan dan penembakan terhadap salah satu orang tua korban pada 17 Agustus 2026. Kondisi tersebut kini mulai kembali kondusif.
"Pasca-kejadian situasi masih landai tidak ada terjadi hal-hal lain, namun kami tetap waspada termasuk dalam pelaksanaan olah TKP dan pengejaran terhadap para pelaku," ungkapnya.
Menurutnya, situasi yang terjadi di Distrik Jila bukanlah satu tindakan penyanderaan, tetapi lebih pada tindakan penculikan karena para kelompok bersenjata tersebut tidak meminta tuntutan pasca0kejadian itu.
"Kami tidak bisa bilang itu penyanderaan, tapi penculikan karena tidak ada tuntutan yang diberikan. Kalau sandera kan harus ada tuntutan, kalau kategori penyanderaan belum bisa dikatakan penyanderaan," ujarnya.

Ilustrasi KKB. Foto: Istimewa.
Aparat kepolisian juga belum dapat menyimpulkan kelompok bersenjata yang melalukan upaya membawa paksa sembilan orang perempuan terdiri dari anak-anak SD, gadis remaja dan seorang ibu yang sedang hamil muda dari kelompok mana dan dipimpin oleh siapa.
"Melalui olah TKP dan investigasi ini yang nanti akan mengungkapkan ini semua. Sehingga kami belum bisa menyimpulkan para pelaku ini dari kelompok mana.Namun kalau dilihat dari rentetan kejadian sebelumnya dimungkinkan mereka masih dalam satu rangkaian dan kelompok yang sama, tetapi dari kelompok yang mana ini yang sedang kami profiling," ujarnya.