Tiongkok dan UEA Perkuat Hubungan di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, di Beijing, Selasa, 14 April 2026. (Yeni Safak)

Tiongkok dan UEA Perkuat Hubungan di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Dimas Chairullah • 14 April 2026 17:50

Beijing: Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, di Beijing pada Selasa, 14 April 2026, dalam upaya memperkuat kemitraan strategis di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Melansir laporan Yeni Safak, pertemuan ini berlangsung dalam rangka kunjungan resmi tiga hari Putra Mahkota UEA ke Tiongkok, dengan fokus pada perluasan kerja sama bilateral di berbagai sektor.

Langkah ini dilakukan di tengah eskalasi konflik kawasan, menyusul operasi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang memicu serangan balasan berupa rudal dan drone ke sejumlah wilayah, termasuk Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk.

Situasi tersebut meningkatkan kekhawatiran global terkait stabilitas kawasan, keamanan jalur energi, serta dampaknya terhadap ekonomi dunia.

Di tengah tekanan geopolitik, hubungan ekonomi Tiongkok dan UEA justru menunjukkan penguatan. Nilai perdagangan bilateral tercatat mencapai sekitar USD76,9 miliar dalam sembilan bulan pertama 2025, mencerminkan kedalaman kerja sama di sektor energi, infrastruktur, dan teknologi.

Para analis menilai, intensifikasi hubungan antara Beijing dan negara-negara Teluk menegaskan peran Tiongkok yang semakin aktif dalam dinamika Timur Tengah.

Selain sebagai mitra ekonomi utama, Tiongkok juga dipandang berupaya memperluas pengaruh diplomatiknya di kawasan, terutama di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Penguatan kemitraan Tiongkok–UEA ini diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap arah stabilitas regional serta jalur perdagangan global, khususnya di sektor energi yang menjadi kepentingan strategis kedua negara.

Baca juga: Dubes UEA Ajak Negara Lain Objektif Lihat Konflik Timur Tengah

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)