Petugas gabungan Polda Banten dan Basarnas melakukan pencarian lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Banten. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir
Puluhan Personel Cari Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau
Hendrik Simorangkir • 8 September 2026 23:31
Tangerang: Polda Banten dan Basarnas berupaya mencari lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Lokasi yang menjadi titik dugaan terakhir berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang.
Data sementara rombongan yang dilaporkan belum ditemukan terdiri atas M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), Ari Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudhis (Jurnalis iNews), Daus (Jurnalis Anadolu), Donal (freelance), serta dua orang lainnya yang masih dalam proses pendataan.
"Rombongan jurnalis bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, menggunakan kapal speedboat untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Komunikasi terakhir diketahui terjadi sekitar pukul 14.42 WIB, saat salah satu anggota rombongan mengirimkan lokasi terakhir kepada rekannya. Selanjutnya, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan tersebut tidak dapat dilakukan," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Ahiles Hutapea, Selasa, 8 September 2026.
Maruli menuturkan, proses pencarian dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai adanya kapal yang membawa rombongan jurnalis yang belum kembali ke Dermaga Pagedongan, Carita. Lokasi yang menjadi titik dugaan terakhir berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, dengan jarak sekitar 9,98 nautical mile (NM) dari RIB 02 BTN dan estimasi waktu tempuh sekitar 40 menit.
"Polda Banten bersama Basarnas telah bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir rombongan tersebut melakukan komunikasi," jelas Maruli.
.jpg)
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan. ANTARA/Riadi Gunawan
Maruli menjelaskan pihaknya masih mencari seluruh rombongan. Sebanyak 23 personel dari polisi dan Basarnas diterjunkan untuk mencari rombongan.
"Dalam pencarian tersebut, sebanyak 23 personel terlibat, terdiri dari dua personel KP Sanjaya Mabes Polri, lima personel Ditpolairud Polda Banten, dan 16 personel Basarnas Banten. Pencarian juga didukung dengan penggunaan Kapal Basarnas KN Tetuka yang bergerak dari Dermaga Pelabuhan BBJ Bojonegara menuju wilayah perairan Carita dan selanjutnya ke lokasi pencarian," ungkap Maruli.
Kondisi cuaca di sekitar wilayah pencarian dilaporkan cerah berawan dengan arah angin dari selatan ke utara, kecepatan angin sekitar 16,7 knot, dan tinggi gelombang berkisar 0,4 hingga 1 meter. Sementara itu, terdapat sebaran abu vulkanik dengan jarak pandang sekitar satu mil.
Maruli menambahkan pihaknya bersama Basarnas akan terus melakukan pencarian dan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta tidak mendekati kawasan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
"Kami bersama Basarnas akan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal dan menyampaikan perkembangan informasi sesuai hasil di lapangan," ungkap Maruli.