Pemkot Jaktim Gencarkan Penyemprotan Water Mist Bersihkan Abu Vulkanik

Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan penyemprotan kabut air atau water mist di sejumlah ruas jalan. Foto: Antara.

Pemkot Jaktim Gencarkan Penyemprotan Water Mist Bersihkan Abu Vulkanik

Anggi Tondi Martaon • 9 September 2026 10:24

Jakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menggencarkan penyemprotan kabut air atau water mist di sejumlah ruas jalan. Hal itu dilakukan untuk membersihkan partikel abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) 

"Penyemprotan dilakukan dengan metode water mist untuk membantu mengendapkan partikel abu di udara maupun yang berada di permukaan," kata Sekretaris Kota Jaktim Eka Darmawan dikutip dari Antara, Rabu, 9 September 2026.

Dia menyebutkan penyemprotan itu dilakukan mulai Selasa pagi, 8 September 2026, di Jalan Dr Soemarno sampai Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Raya Basuki Rahmat, Jalan Kolonel Sugiono hingga Raden Inten, dan sepanjang Jalan Pemuda, Rawamangun.

Langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. DKI 1 itu meminta agar sejumlah fasilitas dan ruang publik dilakukan penyemprotan dengan menggunakan kendaraan pemadam kebakaran.

"Penyemprotan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya di fasilitas umum, taman, layanan publik, dan lokasi wisata," jelas Eka.

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan diterjunkan ke sejumlah titik dengan mengerahkan sembilan unit kendaraan operasional, salah satunya mobil pemadam kebakaran berkapasitas tangki air hingga 10.000 liter.

"Sehingga diharapkan dapat menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan di sejumlah ruang publik di wilayah Jakarta Timur," tutur Eka.

Dia memastikan upaya mitigasi terus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait. Hal itu sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Ilustrasi abu vulkanik. Foto: Antara.

Koordinasi itu dilakukan bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satgas Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).

Kemudian, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, Sudin Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur, dan kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengerahkan puluhan kendaraan pemadam kebakaran, truk tangki air, dan unit water mist mobile melalui kerja bersama Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.

Pemprov DKI mengimbau warga agar tetap tenang dan waspada, memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, serta membatasi aktivitas luar ruangan apabila lingkungan terdampak abu.

Endapan abu sebaiknya dibasahi terlebih dahulu sebelum dibersihkan. Warga dapat memantau kualitas udara melaluiudara.jakarta.go.id dan mengikuti pembaruan resmi DLH, BPBD, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

(Anggi Tondi)