Mitigasi Abu Vulkanik, Pemkot Jakbar Lakukan Penyemprotan Water Mist di Kembangan

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menggelar penyemprotan water mist di Kembangan sebagai langkah mitigasi sebaran abu erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak hingga wilayah DKI, Selasa (8/9/2026). ANTARA/HO-Pemkot Jakbar

Mitigasi Abu Vulkanik, Pemkot Jakbar Lakukan Penyemprotan Water Mist di Kembangan

Achmad Zulfikar Fazli • 8 September 2026 22:33

Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan penyemprotan water mist di kawasan Kembangan. Penyemprotan ini sebagai langkah mitigasi sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak hingga Jakarta.

“Atas arahan pimpinan, hari ini kita bergerak serentak melakukan penyemprotan water mist,” kata Asisten Pemerintahan Jakarta Barat Holi Susanto saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 8 September 2026.

Holi menjelaskan penyemprotan difokuskan di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Kembangan Selatan, Pasar Puri hingga Kantor Wali Kota Jakarta Barat yang dilalui kendaraan berukuran besar, seperti water cannon dan mobil pemadam kebakaran.

Penyemprotan dimulai pukul 10.00 WIB. Menurut Holi, waktu tersebut dipilih untuk mengoptimalkan efektivitas kegiatan sekaligus mengurangi potensi gangguan terhadap mobilitas warga.

“Penyemprotan dimulai pukul 10.00 WIB saat paparan sinar matahari mulai tinggi dan arus kendaraan masyarakat yang berangkat kerja sudah relatif lancar, sehingga kegiatan ini tidak mengganggu mobilitas warga,” jelas Holi. 

Puluhan armada gabungan dikerahkan untuk melalukan kegiatan water mist secara masif di seluruh wilayah Jakarta. Metro TV/Arini Noviawati Gunawan

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Suheri menjelaskan pihaknya mengerahkan dua mobil pompa pemadam. Masing-masing mobil berkapasitas menampung sebanyak 10 ribu liter air.

"Kami berharap aksi penyemprotan ini bisa mengurangi sebaran debu dari abu vulkanik dan meminimalisasi dampak," ujar Suheri.

(Achmad Zulfikar Fazli)