Kondisi Membaik, Sekolah di Jakarta Kembali PTM Rabu 9 September

Ilustrasi kegiatan belajar mengajar. Foto: MI/Widiyanto.

Kondisi Membaik, Sekolah di Jakarta Kembali PTM Rabu 9 September

Nattasya Amani Vrazeti • 8 September 2026 18:56

Jakarta: Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta kembali menggelar kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh satuan pendidikan mulai Rabu, 9 September 2026. Keputusan ini diambil seiring menurunnya paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di wilayah Ibu Kota. 

"Kegiatan belajar mengajar secara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh satuan pendidikan DKI Jakarta akan kembali dilaksanakan mulai Rabu, 9 September 2026,” ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana dalam keterangan tertulis, Selasa, 8 September 2026.

Nahdiana mengatakan, PTM kembali dilaksanakan untuk mengoptimalkan capaian belajar siswa dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga sekolah. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 92/SE/2026.

Meski sekolah kembali dibuka, Nahdiana mengimbau warga satuan pendidikan tetap mewaspadai sisa abu vulkanik. Sekolah diminta menerapkan protokol pencegahan, seperti mewajibkan penggunaan masker di luar ruangan, menutup pintu dan jendela kelas, serta membersihkan sisa abu menggunakan kain lembap.

"Dengan berkurangnya abu vulkanik di wilayah Provinsi DKI Jakarta serta dalam rangka mengoptimalkan capaian belajar dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan," ujar Nahdiana.

Senada, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim menegaskan, keselamatan siswa dan guru tetap menjadi prioritas utama. Sekolah juga diminta berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat jika membutuhkan penanganan darurat.

“Kesehatan siswa dan guru tetap nomor satu. Karena abu vulkanik sudah berkurang, sekolah kembali tatap muka mulai besok dengan protokol kesiapsiagaan yang tetap dijalankan,” ujar Chico. 


Ilustrasi kegiatan belajar mengajar. Foto: dok. Medcom.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan hingga Selasa, 8 September 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, meski paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau di Jakarta mengalami penurunan signifikan, perpanjangan PJJ satu hari ini diperlukan untuk memastikan keamanan peserta didik karena sisa abu masih ditemukan di sejumlah wilayah.

Untuk mengatasi sisa abu vulkanik dan memulihkan kualitas udara, Pemprov DKI mengerahkan 94 tangki serta lebih dari 200 personel gabungan untuk melakukan penyemprotan water mist secara masif, termasuk meminta gedung-gedung bertingkat mengaktifkan fasilitas serupa. Selain membagikan masker gratis di ruang publik, Pemprov DKI juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mempercepat pembersihan udara di wilayah ibu kota.

(Gabriella Thesa Widiari)