Drone Rusia menghantam lokomotif kereta penumpang Ukraina hanya 2 kilometer dari perbatasan Polandia. (Medcom)
Drone Rusia Serang Kereta Penumpang Ukraina Dekat Perbatasan Polandia
Willy Haryono • 13 September 2026 19:06
Kyiv: Drone Rusia menyerang kereta penumpang Ukraina yang berada hanya sekitar dua kilometer dari perbatasan Polandia pada Minggu, 13 September 2026.
Serangan tersebut terjadi di tengah serangan udara besar-besaran Rusia ke wilayah Ukraina bagian barat.
Operator kereta api milik negara Ukraina, Ukrzaliznytsia, mengatakan serangan terjadi di wilayah Volyn. Tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan akibat serangan terhadap kereta tersebut.
"Untuk hari kedua berturut-turut, musuh menyerang jalur kereta api. Hari ini di wilayah Volyn, dua kilometer dari perbatasan dengan Polandia, musuh menyerang lokomotif kereta penumpang," kata Ukrzaliznytsia melalui Telegram yang dikutip Euronews.
Operator kereta mengatakan korban jiwa berhasil dihindari setelah sistem pemantauan ancaman mendeteksi bahaya dan memberikan peringatan kepada awak kereta.
Peringatan tersebut memungkinkan awak mengambil langkah-langkah untuk melindungi penumpang dan staf sebelum serangan terjadi.
Ukrzaliznytsia mengatakan pihaknya terus memantau ancaman dari udara dan mengambil berbagai langkah untuk menjaga keselamatan penumpang serta pekerja kereta api.
Serangan terhadap kereta tersebut merupakan bagian dari serangan udara Rusia dalam skala lebih besar.
Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan lebih dari 450 drone ke berbagai wilayah Ukraina dalam semalam. Serangan tersebut mencakup drone bermesin jet serta drone rudal Banderol.
Sedikitnya tiga orang tewas dan 36 lainnya terluka akibat serangkaian serangan tersebut. Sejumlah wilayah di Ukraina bagian barat yang berbatasan langsung dengan Polandia juga menjadi sasaran.
Besarnya skala serangan membuat lalu lintas di sejumlah perlintasan perbatasan Polandia-Ukraina sempat dibatasi. Juru bicara Penjaga Perbatasan Polandia Mayor Dariusz Sienicki mengatakan pemeriksaan di sejumlah titik dihentikan sementara pada malam hari demi alasan keselamatan.
Lalu lintas kemudian kembali normal di Dorohusk, Zosin, dan Do?hobyczów. Pemrosesan di Hrebenne juga diperkirakan kembali berjalan. Penjaga Perbatasan Polandia mengatakan tidak ada ancaman langsung terhadap perlintasan di wilayah Polandia.
Namun, otoritas Polandia menerima informasi dari pihak Ukraina bahwa sebuah drone menghantam dan menghancurkan sebuah truk sekitar 800 meter dari perlintasan Jagodzin.
Polandia Kerahkan Jet Tempur
Serangan di Ukraina barat mendorong militer Polandia mengambil langkah pencegahan untuk mengamankan wilayah udaranya.Pesawat militer Polandia dikerahkan menyusul serangan Rusia. Pemerintah juga mengeluarkan peringatan kepada warga di wilayah Lublin dan Podkarpackie mengenai serangan udara Rusia terhadap Ukraina serta aktivitas pesawat militer Polandia.
Peringatan tersebut dicabut sekitar pukul 09.00 setelah berlangsung kurang lebih lima jam.
Tak lama sebelum pukul 10.00, Komando Operasi Angkatan Bersenjata Polandia mengumumkan bahwa pesawat militer tidak lagi beroperasi di wilayah udara Polandia. Komando tersebut menegaskan tidak terjadi pelanggaran wilayah udara Polandia selama insiden.
Menteri Pertahanan Polandia W?adys?aw Kosiniak-Kamysz mengatakan sistem pertahanan Polandia mendeteksi serangan pada pagi hari yang melibatkan drone Geran-5 di Ukraina bagian barat.
"Salah satunya menghantam satu kilometer dari perbatasan Polandia, yang lainnya lima kilometer," kata Kosiniak-Kamysz.
Dia mengatakan wilayah udara Polandia dijaga oleh pesawat F-16, helikopter, dan pesawat pengintai udara SAAB.
"Tidak ada pelanggaran terhadap perbatasan kami," ujarnya.
Ukraina: Rusia Mengetuk Pintu NATO
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengecam serangan Rusia tersebut dan mengatakan serangan di dekat perbatasan Polandia memiliki implikasi lebih luas bagi keamanan Eropa."Serangan barbar Rusia bukan hanya kelanjutan dari serangannya terhadap perbatasan negara kami," tulis Sybiha di X.
Dia menyebut serangan tersebut sebagai bentuk teror Rusia yang secara langsung "mengetuk pintu Uni Eropa dan NATO."
"Rusia berada di gerbang Anda, para mitra yang kami hormati," kata Sybiha, yang sekaligus menyerukan agar negara-negara Barat memperketat sanksi terhadap Moskow.
Sybiha mendesak pemberlakuan embargo perdagangan penuh, larangan masuk secara menyeluruh, serta sanksi penuh terhadap sektor industri militer Rusia.
Serangan yang terjadi hanya beberapa kilometer dari wilayah Polandia menambah kekhawatiran mengenai dampak perang Rusia-Ukraina terhadap keamanan negara-negara NATO yang berbatasan dengan Ukraina.
Meski Polandia menegaskan wilayah udaranya tidak dilanggar, Warsawa tetap mengerahkan pesawat tempur dan sistem pengamanan udara sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman yang muncul di dekat perbatasannya.
Baca juga: Rusia Buka Peluang Perundingan Trilateral Perang Ukraina, UEA Siap Jadi Tuan Rumah