Drone Ukraina Serang Fasilitas Pipa Minyak Druzhba di Rusia

Sebuah drone milik militer Ukraina. (Anadolu Agency)

Drone Ukraina Serang Fasilitas Pipa Minyak Druzhba di Rusia

Muhammad Reyhansyah • 24 February 2026 21:06

Kyiv: Drone Ukraina menyerang sebuah stasiun pemompaan Rusia yang melayani jalur pipa minyak Druzhba, jaringan penting yang digunakan untuk menyalurkan minyak mentah Moskow ke Eropa Timur, kata seorang pejabat keamanan Ukraina pada Senin, 23 Februari 2026.

Pejabat dari dinas keamanan Ukraina menyebut serangan semalam itu memicu kebakaran di stasiun Kaleykino dekat kota Almetyevsk di wilayah Tatarstan, Rusia, lebih dari 1.200 kilometer dari perbatasan Rusia–Ukraina. Ia tidak memberikan rincian mengenai dampak yang lebih luas terhadap operasi pipa tersebut.

Mengutip Channel News Asia, Selasa, 24 Februari 2026, pemerintah lokal Almetyevsk menyatakan melalui Telegram bahwa pertahanan udara Rusia menembak jatuh beberapa drone di distrik tersebut. 

Menurut mereka, puing drone yang jatuh memicu kebakaran di kawasan industri setempat, tanpa menyebutkan jalur Druzhba maupun tingkat kerusakan yang mungkin terjadi.

Serangan itu merupakan salah satu dari rangkaian serangan Ukraina terbaru terhadap jalur tersebut dan berpotensi memperburuk ketegangan Kyiv dengan negara tetangganya, Hongaria dan Slovakia. Kedua negara sebelumnya menuduh Ukraina berupaya menghambat aliran minyak melalui pipa tersebut menuju kilang mereka.

Pengiriman minyak Rusia ke Hongaria dan Slovakia telah terhenti sejak 27 Januari, ketika Kyiv mengatakan peralatan pipa di Ukraina barat terkena serangan drone Rusia.

Meski perang Rusia di Ukraina masih berlangsung, Kyiv sebelumnya tetap mengizinkan minyak Rusia dialirkan melalui jaringan pipa yang melintasi wilayahnya, walaupun transit gas Rusia telah dihentikan sejak awal tahun lalu.

Hongaria dan Slovakia bahkan mengancam akan menghentikan pasokan listrik ke Ukraina apabila aliran minyak tidak kembali normal. Listrik dari kedua negara tersebut mencakup sekitar 70 persen impor listrik Ukraina, sementara sekitar setengah kapasitas pembangkit listrik Ukraina telah hancur atau rusak parah akibat serangan Rusia.

Pada Senin, Hongaria juga memblokir tambahan sanksi Uni Eropa terhadap Moskow serta paket pinjaman besar bagi Kyiv, langkah yang dinilai memukul konsensus pro-Ukraina di Eropa menjelang peringatan empat tahun perang.

Dalam sebuah surat yang dilihat Reuters, Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban, mengatakan kepada Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa, bahwa gangguan pada jalur Druzhba merupakan “tindakan permusuhan tanpa provokasi yang merusak keamanan energi Hongaria,” dan ia berjanji akan memblokir pinjaman tersebut sampai masalah itu diselesaikan.

Baca juga:  PM Baru Belanda Janjikan Dukungan Tanpa Henti untuk Ukraina

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)