Ketua DK OJK Mahendra Siregar. Foto: dok OJK
OJK Pastikan Sinergi Tetap Terjaga Meski BI Punya Deputi Gubernur Baru
Husen Miftahudin • 28 January 2026 11:29
Jakarta: Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar memastikan koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) tetap terjaga, meski terjadi pergantian Deputi Gubernur BI.
"Kami dengan Bank Indonesia secara institusi terus melakukan koordinasi yang erat, termasuk untuk sektor perbankan," ucap Mahendra di Jakarta, melansir Antara, Rabu, 28 Januari 2026.
Melalui rapat musyawarah Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin, 26 Januari 2026, Wamenkeu Thomas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri pada 13 Januari 2026. Juda sebelumnya menjabat Deputi Gubernur BI, yang bertanggung jawab atas sektor perbankan.
"Kami tentu berharap bahwa apa yang sudah terjalin baik selama ini akan terus dapat ditingkatkan, tidak ada kekhawatiran mengenai hal ini," tambah Mahendra.
| Baca juga: Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Punya Harta Rp74,5 Miliar |

(Deputi Gubernur BI yang baru Thomas Djiwandono. Foto: dok Biro KLI Kemenkeu)
Sektor yang jadi tanggung jawab Thomas
Meskipun demikian, Mahendra mengakui pihaknya belum menerima informasi mengenai sektor yang akan menjadi tanggung jawab Thomas. Ia mengatakan pembagian tugas tersebut merupakan kewenangan Gubernur BI Perry Warjiyo dan para anggota Dewan Gubernur BI.
Terkait jabatan Juda sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-officio dari BI, Mahendra mengungkapkan dengan mundurnya Juda sebagai Deputi Gubernur BI maka ia juga tidak lagi menjabat sebagai ex-officio OJK. Ia mengatakan pihaknya kini tengah menunggu penunjukan ex-officio baru dari BI.
"Jadi, tentu nanti kami tunggu lagi dari Bank Indonesia pengusulannya mengenai ex-officio yang penggantinya siapa," jelas dia.