IHSG Turun 1,29% di Kamis Pagi

Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar.

IHSG Turun 1,29% di Kamis Pagi

Husen Miftahudin • 2 April 2026 09:59

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penurunan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 2 April 2026, IHSG berada di posisi 7.153,114.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.52 WIB, IHSG langsung turun sebanyak 92,385 poin setara 1,29 persen ke level 7.092,053.

Adapun sebanyak 380 saham emiten melemah pada perdagangan pagi ini. Sementara, 200 saham lainnya menguat dan 154 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.52 WIB sebanyak Rp3,932 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 7,978 miliar saham.
 

Baca juga: Klaim Trump Iran Minta Gencatan Senjata Bikin Wall Street Langsung Melejit


(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
 

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan


Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini. "Diperkirakan support IHSG 7.025-7.130 dan resist IHSG 7.200-7.300," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.

Adapun IHSG pada perdagangan kemarin, Rabu, 1 April 2026, ditutup naik 1,93 persen, tapi masih disertai dengan net sell asing sebesar Rp163 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BBRI, BBNI, ANTM, dan ITMG.

Sementara itu, indeks-indeks saham Wall Street kompak menguat pada perdagangan Rabu (1/4), seiring meningkatnya optimisme pasar konflik antara AS dan Iran akan segera mereda. Pada saat yang sama, harga minyak dunia melemah, mencerminkan ekspektasi berkurangnya risiko geopolitik. Indeks Dow Jones naik 0,48 persen, S&P 500 menguat 0,72 persen, dan Nasdaq Composite melonjak 1,16 persen.

Di sisi lain, pasar saham Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Rabu (1/4), didorong optimisme meredanya konflik Iran. Sementara itu, dolar AS melemah seiring meredanya permintaan aset safe haven. Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak hingga 8,4 persen, dan Nikkei 225 melesat 5,2 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)