Investasi di Jakarta Tembus Rp270,9 T, Pramono: Kepercayaan Investor Tetap Kuat

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Kautsar

Investasi di Jakarta Tembus Rp270,9 T, Pramono: Kepercayaan Investor Tetap Kuat

Cony Brilliana • 21 January 2026 15:39

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat realisasi investasi Januari hingga Desember 2025, mencapai Rp270,9 triliun. Capaian tersebut menjadi sinyal kuatnya kepercayaan investor terhadap tata kelola pemerintahan Jakarta, di tengah dinamika global.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, arus investasi tersebut berperan penting menjaga pertumbuhan ekonomi Jakarta. Termasuk, menopang posisi Ibu Kota sebagai pusat perekonomian nasional.

“Realisasi investasi tahun 2025 sebesar Rp270,9 triliun. Ini sebagai indikator kekuatnya kepercayaan investor kepada pemerintahan Jakarta," kata Pramono, di Balairung Balai Kota Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.

Berdasarkan paparan realisasi APBD 2025, investasi di Jakarta tumbuh 11,99 persen dan memberikan kontribusi sekitar 15 persen terhadap total investasi nasional. Penanaman modal dalam negeri mendominasi dengan nilai Rp175,3 triliun, sementara penanaman modal asing tercatat Rp95,6 triliun.

Investasi tersebut berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja, dengan serapan tenaga kerja mencapai sekitar 487 ribu orang sepanjang 2025.
 


Pramono menyebut iklim investasi Jakarta turut ditopang stabilitas makroekonomi daerah. Inflasi Jakarta pada Desember 2025 tercatat 2,63 persen, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional, sementara indeks keyakinan konsumen berada di level tinggi, yakni 145,33.

Selain itu, Pemprov DKI memberikan berbagai insentif fiskal serta kemudahan perizinan bagi dunia usaha untuk menjaga daya tarik investasi dan mendukung pertumbuhan sektor jasa, pariwisata, serta ekonomi perkotaan.


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Dok/Metro TV

“Selangkah dan capaian tersebut menunjukkan bahwa struktur ekonomi Jakarta berada dalam kondisi yang solid dan menjadi penopang utama bagi perlanjutan program-program yang sudah disusun, program prioritas pembangunan yang ada di kota Jakarta," kata Pramono.

Sepanjang 2025, Pemprov DKI Jakarta mendorong investasi melalui penyederhanaan perizinan, dukungan terhadap kegiatan internasional, serta pemberian insentif fiskal pada momen tertentu seperti hari besar nasional.

Investasi yang masuk diharapkan terus memperkuat transformasi Jakarta sebagai kota jasa berskala global, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara merata oleh seluruh warga.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)