Ilustrasi. Foto: Dok MI
Rupiah Dibuka ke Rp17.885/USD Selasa, 30 Juni 2026
Eko Nordiansyah • 30 June 2026 09:11
Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini mengalami pelemahan. Rupiah tertekan saat dolar AS juga mengalami pelemahan akibat kekhawatiran domestik.
Mengutip data Bloomberg, Selasa, 30 Juni 2026, rupiah berada di level Rp17.885 per USD. Mata uang Garuda tersebut turun 34 poin atau setara 0,19 persen dari Rp17.851 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.
Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp17.957 per USD. Rupiah bergerak datar dibandingkan pembukaan perdagangan kemarin.

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
Rupiah fluktuatif berpeluang menguat
Analis mata uang Ibrahim Assuaibi memprediksi mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup menguat. Mata uang Garuda diperkirakan bergerak di rentang Rp17.800- Rp17.860 per USD hari ini.Ibrahim menjelaskan, penguatan rupiah salah satunya dipengaruhi rencana pemangkasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi 250 dari 1.000 perusahaan. Ia menyebut, restrukturisasi BUMN dinilai sebagai langkah strategis.
"Pemangkasan jumlah BUMN ini bertujuan mengurangi beban anggaran yang besar, sekaligus meningkatkan efisiensi," ujar dia,
Sentimen positif didukung keputusan pemerintah tidak menerima tawaran bantuan dana USD30 miliar dari Dana Moneter Internasional (IMF). Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal kemampuan ekonomi nasional dalam menghadapi tekanan global.
Meski begitu, Ibrahim mengatakan pelaku pasar masih menunggu sejumlah indikator ekonomi seperti inflasi dan neraca perdagangan yang akan dirilis awal Juli 2026. Kedua data menjadi penting bagi ekonomi nasional dan arah pergerakan rupiah.