Gagal Terselamatkan, Bocah Terjebak Lubang Proyek di Tebet Meninggal

Ilustrasi. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

Gagal Terselamatkan, Bocah Terjebak Lubang Proyek di Tebet Meninggal

Fachri Audhia Hafiez • 28 June 2026 20:24

Jakarta: Bocah berusia empat tahun berinisial I meninggal dunia usai terjebak selama empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Korban sempat dievakuasi dalam kondisi bernyawa, namun mengembuskan napas terakhirnya saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

"Kondisi korban balita tidak tertolong," kata Kapolsek Tebet AKP Ischak kepada wartawan di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 28 Juni 2026.
 


Kepala Sektor Tebet Sudin Gulkarmat Jaksel, Kusnanto, mengonfirmasi bahwa personelnya mendampingi proses evakuasi hingga ke fasilitas kesehatan. Kusnanto memastikan korban masih bernyawa saat diangkat dari lubang sedalam 4 meter tersebut.

"Anggota saya yang melakukan evakuasi dan juga disaksikan oleh warga setempat, masih kondisi hidup. Jadi tidak tertolongnya dalam perjalanan ke rumah sakit," tutur Kusnanto.

Insiden tragis ini bermula pada Sabtu malam, 27 Juni 2026, sekitar pukul 23.40 WIB. Saat itu, korban tengah bermain bersama rekan-rekannya di Taman RW 04, Jalan Manggarai Utara II. Korban tiba-tiba terperosok ke dalam lubang fondasi proyek berdiameter sempit, yakni 30 x 30 sentimeter.


Ilustrasi. Foto: Unsplash.com/Edge2Edge Media.

Rekan-rekan korban langsung meminta bantuan ke Pos Komando Taktis (Poskotis) Manggarai yang kemudian diteruskan ke Polsek Tebet. Petugas gabungan sempat mencoba evakuasi manual dengan menurunkan personel bertubuh kecil, namun gagal karena keterbatasan ruang dan kondisi korban yang mengalami trauma berat.

Penyelamatan akhirnya melibatkan alat berat berupa dua unit ekskavator untuk menggali tanah di sisi lubang secara perlahan guna mengantisipasi longsor. Setelah berjibaku selama empat jam, korban berhasil diangkat pada pukul 03.55 WIB dan langsung dilarikan ke RSCM. 

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti jatuhnya korban ke dalam lubang proyek tersebut.

(Fachri Audhia Hafiez)