Polisi memeriksa tengkorak manusia yang ditemukan di pesisi pantai. ANTARA/Ho-Polresta Kupang Kota
Polisi Selidiki Temuan Tengkorak Manusia di Pantai Nunsui Kupang
Whisnu Mardiansyah • 25 March 2026 12:29
Kupang: Polresta Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur, mengidentifikasi temuan tengkorak manusia oleh warga di pesisir Pantai Nunsui, RT 005/RW 002, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, pada Selasa, 24 Maret 2026.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Djoko Lestari melalui Kapolsek Kota Lama AKP Zainal Arifin Abdurahman mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah prosedural di tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah menerima laporan, kami segera menerjunkan piket gabungan dan berkoordinasi dengan tim Identifikasi Polresta Kupang Kota untuk melakukan olah TKP,” katanya seperti dilansir Antara, Rabu, 25 Maret 2026.
Tengkorak manusia itu, ujar dia, sudah dibawa ke RS Bhayangkara Titus Ully Kupang untuk pemeriksaan medis dan forensik oleh dokter forensik.
Baca Juga :
Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Boks di Medan Terobsesi Perilaku Seks Menyimpang
Namun karena area penemuan tersebut berada tidak jauh dari area pemakaman warga, dugaan sementara tengkorak manusia itu merupakan bagian dari kerangka lama yang muncul ke permukaan akibat abrasi atau gelombang laut. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan forensik keluar.
“Biarkan tim medis memastikan identitas dan asal-usul temuan tersebut,” ujar Kapolsek.
Sebelumnya, warga menemukan benda diduga tengkorak manusia di pesisir Pantai Nunsui pada Selasa, 24 Maret 2026. Penemuan tersebut sempat menghebohkan masyarakat dan beredar luas melalui rekaman video di media sosial.

Ilustrasi Medcom.id
Saksi mata MG, 57, mengatakan tengkorak itu pertama kali ditemukan pada Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 15.00 Wita, setelah terhempas gelombang ke bibir pantai.
“Awalnya terlihat seperti benda biasa, tapi setelah diperiksa ternyata diduga tengkorak manusia,” ujar MG.
Karena khawatir, MG sempat menguburkan kembali temuan tersebut di lokasi menggunakan kain pembungkus sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.