DonnaJean Wilde, berhasil mencetak rekor plank selama lima jam tanpa henti. Foto: Instagram/donnajeanwilde
Wanita 61 Tahun Cetak Rekor Plank 5 Jam, Simak Cara Melakukannya dengan Benar
Angel Rinella • 11 October 2026 17:38
Jakarta: Seorang wanita berusia 61 tahun asal Alberta, Kanada, DonnaJean Wilde, berhasil mencetak rekor plank selama 5 jam tanpa henti. Pencapaian tersebut melampaui rekor sebelumnya yang juga ia catatkan, yakni 4 jam 30 menit, dalam ajang Huntsman World Senior Games di Utah, Amerika Serikat, pada Oktober 2026.
Dilansir USA Today, Wilde memulai tantangan pada pukul 15.03 dan mengakhirinya pada pukul 20.03 waktu setempat. Juru bicara Huntsman World Senior Games menyebut sejumlah juri bergantian bertugas untuk mengawasi percobaan tersebut.
Guinness World Records telah menerima pengajuan terkait pencapaian terbaru Wilde. Namun, rekor lima jam itu masih menunggu proses peninjauan dan persetujuan resmi dari Guinness World Records.
Sebelumnya, Wilde mencatatkan waktu 4 jam, 30 menit, dan 11 detik pada 21 Maret 2024. Menurut Guinness World Records, rekor tersebut diraihnya di gedung olahraga sekolah menengah di Kanada, tempat ia pernah bekerja sebagai wakil kepala sekolah.
Wilde merupakan pensiunan guru, ibu dari lima anak, sekaligus nenek dari 12 cucu. Ia mulai rutin melakukan plank lebih dari satu dekade lalu ketika mengalami patah pergelangan tangan dan harus mengenakan gips selama masa pemulihan.

DonnaJean Wilde, berhasil mencetak rekor plank selama lima jam tanpa henti. Foto: Instagram/donnajeanwilde
Kepada USA Today pada 2024, Wilde menceritakan bahwa ia memanfaatkan waktu pemulihan dengan membaca materi pelajaran, memeriksa tugas siswa, dan membaca surat elektronik sambil berlatih. Aktivitas yang awalnya dilakukan untuk mengisi waktu tersebut kemudian berkembang menjadi bagian dari rutinitas olahraganya.
"Saya menemukan bahwa saya bisa membaca materi pelajaran dan memeriksa beberapa tugas, serta membaca surat elektronik. Saya merasa seperti sedang berolahraga meskipun memakai gips dan saya menyukai perasaan yang ditimbulkannya," kata Wilde pada 2024.
Keluarga Wilde kemudian mendorongnya untuk mencoba memecahkan rekor dunia setelah melihat kesungguhannya berlatih. Menjelang percobaan pada 2024, ia meningkatkan daya tahan tubuh dengan melakukan plank selama berjam-jam serta mengombinasikannya dengan aktivitas lain, seperti berlari, lompat tali, dan angkat beban.
Selain melatih fisik, Wilde mempersiapkan mental untuk menghadapi tantangan tersebut. Ia membaca buku motivasi tentang atlet guna mempelajari cara menjaga fokus dan menghadapi tekanan selama kompetisi.
Saat memecahkan rekor pada 2024, Wilde mengaku mengalami rasa sakit pada siku dan otot paha akibat lamanya mempertahankan posisi tubuh. Ia juga merasa khawatir kehilangan posisi yang tepat sehingga harus terus menjaga fokus selama tantangan berlangsung.
"Siku saya sakit sekali," kata Wilde setelah menyelesaikan tantangan tersebut.
Menurut Wilde, dua jam pertama terasa berlalu dengan cepat, tetapi tantangan menjadi semakin berat pada dua jam berikutnya. Bagian terakhir menjadi periode paling sulit karena ia harus terus menjaga fokus dan mempertahankan posisi tubuh.
"Jam terakhir adalah yang paling menantang, hanya untuk tetap fokus dan menjaga performa saya," katanya.
Selama 30 menit terakhir pada percobaan tersebut, Wilde berfokus menjaga pernapasan tetap tenang dan mencegah tubuhnya gemetar. Pengalaman itu menunjukkan bahwa tantangan plank dalam durasi panjang membutuhkan daya tahan fisik sekaligus kemampuan mengendalikan diri.
Ilustrasi Plank. Foto: Dok. Freepik
Apa Itu Plank?
Dilansir Cleveland Clinic, plank merupakan latihan yang dilakukan dengan mempertahankan tubuh dalam posisi lurus, menyerupai posisi awal push-up, sambil bertumpu pada lengan bawah dan ujung kaki. Latihan ini mengharuskan otot bekerja untuk menjaga tubuh tetap stabil tanpa banyak bergerak.
Plank membantu memperkuat otot inti atau core muscles, termasuk otot perut dan kelompok otot yang mendukung kestabilan tubuh. Kekuatan otot inti berperan dalam menjaga postur serta membantu tubuh melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
Untuk melakukan plank dengan benar, siku perlu berada di bawah bahu dan tubuh dijaga tetap lurus dari kepala hingga tumit. Pinggul sebaiknya tidak turun atau terangkat terlalu tinggi agar posisi tubuh tetap terjaga selama latihan.
Durasi latihan dapat disesuaikan dengan kemampuan setiap orang dan ditingkatkan secara bertahap. Mempertahankan posisi dalam waktu lama bukan satu-satunya ukuran keberhasilan karena teknik yang tepat dan kemampuan menjaga postur juga perlu diperhatikan.
Meski berhasil mencatatkan rekor baru, Wilde tetap aktif mengikuti kegiatan olahraga lainnya. Sehari setelah percobaan plank tersebut, ia kembali bertanding dalam nomor lari lintasan sejauh 3.000 meter di Huntsman World Senior Games.
Cara Melakukan Plank yang Benar
Mengutip Healthline, berikut cara melakukan plank yang baik dan benar agar otot bekerja secara optimal dan posisi tubuh tetap terjaga.
- Mulai dengan posisi tengkurap. Letakkan kedua lengan bawah di lantai dengan siku tepat di bawah bahu.
- Angkat tubuh. Gunakan lengan bawah dan ujung kaki sebagai tumpuan untuk mengangkat tubuh dari lantai.
- Jaga tubuh tetap lurus. Pastikan kepala, punggung, pinggul, hingga tumit berada dalam satu garis lurus tanpa membiarkan pinggul turun atau bokong terangkat terlalu tinggi.
- Kencangkan otot inti. Aktifkan otot perut dan bokong untuk membantu menjaga kestabilan tubuh selama latihan.
- Atur posisi kepala dan leher. Arahkan pandangan ke lantai agar leher tetap sejajar dengan punggung.
- Bernapas secara teratur. Tetap bernapas dengan tenang selama latihan dan hindari menahan napas.
- Sesuaikan durasi latihan. Mulailah dengan waktu singkat sesuai kemampuan, lalu tingkatkan durasinya secara bertahap selama posisi tubuh tetap benar.
Teknik yang tepat perlu diutamakan daripada lamanya waktu menahan posisi plank. Hentikan latihan jika posisi tubuh sulit dipertahankan atau muncul rasa sakit.
