Menko PMK Sugiono saat menggelar pertemuan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (6/10/2026). ANTARA/HO-Kemenko PMK
Menko Sugiono Dorong Penataan dan Prioritas Anggaran Kesehatan
Achmad Zulfikar Fazli • 6 October 2026 23:52
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mendorong implementasi dan penganggaran program kesehatan ditata sesuai kebutuhan utama. Implementasi dan penganggaran juga harus diprioritaskan untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan pelayanan dasar masyarakat.
“Setiap kebutuhan anggaran perlu disertai perencanaan yang jelas, terukur, dan berorientasi pada hasil, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Menko PMK Sugiono saat bertemu dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 6 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut menjadi gerak cepat Sugiono dalam mengorkestrasi penyelesaian berbagai isu strategis di sektor kesehatan guna mewujudkan visi Manusia Indonesia Unggul usai dilantik sebagai Menko PMK.
Sugiono menyinergikan sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan yang selama ini membutuhkan percepatan eksekusi.
Fokus penuntasan diarahkan pada penyiapan skema Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang terintegrasi dengan layanan lanjutan, termasuk pencegahan dan penanganan. Fokus itu juga diarahkan untuk penguatan langkah preventif penanggulangan tuberkulosis (TB), serta peningkatan kapasitas dan infrastruktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di berbagai wilayah.
%20Sugiono%20di%20Terminal%20VIP%20Bandara%20Soekarno-Hatta%2C%20Tangerang%2C%20Banten_%20(Metrotvnews_com_%20Hendrik%20S).jpg)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (Metrotvnews.com/ Hendrik S)
Untuk memastikan layanan dan fasilitas berjalan maksimal, pemenuhan tenaga medis menjadi perhatian, termasuk melalui penataan sistem pendidikan dokter spesialis agar distribusi tenaga kesehatan lebih merata hingga ke daerah.
Di sisi regulasi, Sugiono akan mengawal penataan pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar semakin inklusif, serta percepatan Rencana Induk Bidang Kesehatan yang tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem nasional.
“Sinkronisasi pembiayaan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu dipastikan, termasuk untuk tenaga kesehatan, RSUD, dan program kesehatan prioritas,” kata Sugiono.
Pemerintah memastikan negara hadir memberikan perlindungan kesehatan yang merata dan berkeadilan. Ekosistem kesehatan yang tangguh diyakini akan menjadikan rakyat lebih berdaya dan pada akhirnya mampu menjadi solusi penggerak bagi kemajuan bangsa.