Tim gabungan berupaya memadamkan api pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Sabtu, 18 April 2026. Dokumentasi/BPBD Kab. Nunukan
3 Hektare Lahan di Nunukan Dilanda Kebakaran
Silvana Febiari • 19 April 2026 12:54
Nunukan: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu, 18 April 2026. Luas lahan yang hangus terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 3 hektare.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga saat ini tim gabungan masih berada di lokasi untuk menjinakkan api. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif guna mencegah api merambat ke area lahan lainnya.
"Hingga saat ini, upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Minggu, 19 April 2026.
Baca Juga :
Menanggapi kejadian ini, BNPB menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui patroli terpadu serta deteksi dini terhadap titik panas (hotspot). Masyarakat dilarang keras membuka lahan dengan cara membakar karena risiko penyebaran api yang sulit dikendalikan.
"Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada petugas apabila ditemukan titik api," tegas Abdul.
.jpeg)
Tim gabungan berupaya memadamkan api pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Sabtu, 18 April 2026. Dokumentasi/BPBD Kab. Nunukan
Selain larangan membakar, kesiapan sarana dan prasarana pemadaman seperti ketersediaan sumber air dan peralatan pemadam juga perlu ditingkatkan. Hal ini dinilai krusial guna mempercepat respons petugas di lapangan saat api mulai muncul.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan serta upaya penanganan bencana. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan dampak sekaligus melindungi keselamatan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.