Sedikitnya sembilan orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa di Konsulat AS di Pakistan usai kematian Khamenei. (Anadolu Agency)
Bentrokan Landa Konsulat AS di Pakistan usai Kematian Khamenei, 9 Orang Tewas
Muhammad Reyhansyah • 1 March 2026 16:41
Karachi: Sedikitnya sembilan orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa di Konsulat Amerika Serikat (AS) di Karachi, ibu kota Pakistan, pada Minggu, 1 Maret 2026.
Dilansir dari TRT World, Minggu, 1 Maret 2026, aksi tersebut dipicu kemarahan atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan AS-Israel pada Sabtu kemarin, menurut laporan pejabat setempat.
Dokter kepolisian, Dr. Summaiya Syed, mengatakan kepada media Anadolu bahwa enam jenazah dengan luka tembak dibawa ke Civil Hospital.
Polisi menembakkan gas air mata dan melepaskan tembakan ke udara ketika ratusan demonstran bergerak menuju misi diplomatik AS di distrik selatan kota tersebut.
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan puluhan pengunjuk rasa berhasil memasuki area konsulat dan memecahkan kaca bagian resepsionis.
Bentrokan antara kedua pihak masih berlangsung hingga laporan ini diturunkan.
Menurut Faisal Edhi, kepala Edhi Foundation yang menyediakan layanan ambulans dan bantuan sosial, total sembilan orang tewas dan 30 lainnya mengalami luka-luka.
Perang antara Iran dan aliansi AS-Israel pecah pada Sabtu, 28 Februari 2026, menyusul serangan udara besar-besaran ke jantung Kota Teheran.
Operasi militer gabungan tersebut secara langsung melumpuhkan struktur kekuasaan Iran dengan menewaskan sejumlah tokoh kunci, termasuk Khamenei.
Sebagai respons, Iran dilaporkan meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel serta sejumlah negara Teluk, meningkatkan ketegangan regional secara signifikan.
Baca juga: Rusia Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Adanya Pengkhianatan Diplomasi