Apel Kebangsaan Tegaskan Soliditas TNI-Polri, Jamin Jakarta Aman

Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Apel Kebangsaan bertajuk 'Jaga Jakarta untuk Indonesia' di Monumen Nasional (Monas). Foto: Istimewa.

Apel Kebangsaan Tegaskan Soliditas TNI-Polri, Jamin Jakarta Aman

Muhammad Adyatma Damardjati • 8 August 2026 13:28

Jakarta: Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Apel Kebangsaan bertajuk 'Jaga Jakarta untuk Indonesia' di Monumen Nasional (Monas). Perhelatan akbar ini mengerahkan hingga 11.000 peserta yang terdiri dari unsur aparat keamanan hingga berbagai elemen masyarakat sipil.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memerinci, apel tersebut melibatkan 500 personel TNI, 500 personel Polri, serta puluhan ribu perwakilan masyarakat. Kelompok sipil yang turut ambil bagian merentang dari organisasi kemasyarakatan (ormas), komunitas ojek online (ojol), serikat buruh, mahasiswa, pelajar, hingga perlindungan masyarakat.

"Karena tanpa masyarakat, komunitas, TNI dan Polri tidak bisa bekerja secara parsial," kata Budi di Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Kegiatan ini sekaligus menepis isu-isu keretakan antarinstansi yang sempat berembus di ruang publik. Budi menegaskan bahwa komitmen moral antara institusi Polri dan TNI saat ini sangat solid dan senantiasa mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Terkait potensi gangguan keamanan di bulan kemerdekaan, pihak kepolisian memberikan jaminan mutlak bahwa situasi Ibu Kota sepenuhnya terkendali. Polda Metro Jaya menjadikan perputaran roda aktivitas masyarakat sehari-hari sebagai tolok ukur utama dari kondusivitas tersebut.

"Kegiatan ibadah masih berjalan sebagaimana mestinya. Kegiatan perekonomian pusat perbelanjaan juga ramai, kegiatan dunia pendidikan berjalan. Jalan-jalan titik-titik simpul arteri juga terjadi kepadatan," kata Budi.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. Foto: Istimewa.

Lebih jauh, Budi membeberkan bahwa jaminan keamanan ini juga telah diakui oleh dunia internasional. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya rangkaian kunjungan kenegaraan dari sejumlah kepala pemerintahan negara sahabat, mulai dari Perdana Menteri Thailand, Singapura, India, Jerman, hingga Belarus, yang merasa nyaman dan aman selama berada di Jakarta.

"Artinya di situ kita bisa menyimpulkan bahwa Indonesia aman," kata Budi.

(Gabriella Thesa Widiari)