Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Foto: Dok. Metro TV.
FWA ASN Guna Urai Penumpukan Pemudik 2026, Ini Tanggalnya
Fachri Audhia Hafiez • 11 March 2026 11:56
Jakarta: Pemerintah resmi menerapkan kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai strategi mengurai kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kebijakan ini disinergikan dengan jadwal libur nasional dan cuti bersama agar pergerakan masyarakat tidak menumpuk pada satu waktu tertentu.
"Pemerintah memutuskan Flexible Working Arrangement itu di tanggal 16-17. Sedangkan tanggal 18 adalah cuti bersama, kemudian ini berbarengan juga dengan Libur Nasional Hari Suci Nyepi," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam konferensi pers pemerintah terkait persiapan mudik dikutip dari Breaking News Metro TV, Rabu, 11 Maret 2026.
Pratikno menjelaskan, rangkaian libur panjang akan dimulai dengan Hari Suci Nyepi pada 19 Maret, disusul perayaan Idulfitri pada 20-22 Maret 2026. Pemerintah kemudian menyambung masa libur dengan cuti bersama pada pekan berikutnya, yakni tanggal 23 dan 24 Maret.
"Setelah itu Flexible Working Arrangement kembali. Di tanggal, setelah Idulfitri, tanggal 25 hari Rabu, 26 hari Kamis, 27 hari Jumat, masih kemudian sambung weekend. Kemudian baru awal masuk sekolah," ujar Pratikno.
(2).jpeg)
Konferensi pers pemerintah terkait persiapan mudik. Foto: Breaking News Metro TV.
Melalui pengaturan ini, pemerintah berharap masyarakat memiliki rentang waktu yang lebih fleksibel untuk melakukan perjalanan pulang kampung maupun kembali ke kota asal. Sinkronisasi antara jadwal masuk sekolah dengan kebijakan kerja fleksibel ini diharapkan menjadi kunci kelancaran lalu lintas.
"Jadi sinergi antara awal masuk sekolah, libur sekolah dengan Flexible Working Arrangement itu kita rangkaikan dengan harapan apa? Dengan harapan pemudik itu tidak menumpuk di satu waktu tertentu. Itulah yang betul-betul kita harapkan," ujar Pratikno.