Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan). Metrotvnews.com/Aris Setya
Pramono Sebut Konflik Timur Tengah Dapat Pengaruhi Stabilitas Ekonomi Jakarta
Aris Setya • 10 March 2026 00:33
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan kondisi ekonomi global sedang tidak baik-baik saja. Dia menilai konflik yang berlarut di Timur Tengah berpotensi berdampak terhadap stabilitas ekonomi nasional dan daerah.
"Karena sekarang ini kondisi global sedang tidak baik-baik saja, kita semua harus berpikir untuk bagaimana daya tahan kita sebagai bangsa tetap kuat," ujar Pramono di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin, 9 Maret 2026.
Salah satu dampak konflik di Timur Tengah, yakni terjadinya lonjakan harga minyak akibat terganggunya jalur distribusi. Kondisi ini dinilai harus mendapatkan perhatian dari seluruh jajaran pemerintahannya.
"Dengan perang yang terjadi sekarang ini, kita akan melalui masa-masa yang harus kita rawat bersama-sama," kata dia.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Pastikan Ketersediaan Pangan Aman di Tengah Krisis Global |
Dia menilai perang yang berlarut-larut akan berdampak signifikan pada peta rantai pasok global, serta mengakibatkan lonjakan harga barang dan jasa. Kondisi tersebut juga akan menambah beban subsidi energi yang akan memberikan tekanan berat pada Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN).
Pramono menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat Jakarta dalam menghadapi situasi saat ini.
"Saya minta seluruh jajaran di Wali Kota Jakarta Barat, Forkopimda, mari kita jaga bersama. Karena kondisi ini, kalau perangnya lama pasti pengaruhnya besar," ujar Pramono.
Menurut dia, kerja sama lintas sektor, seperti yang dilakukan PMI DKI Jakarta melalui program sosial, merupakan salah satu bentuk nyata dari gotong royong yang dibutuhkan saat ini.