Pengerahan alat berat dan K9 dalam upaya pencarian dan pertolongan korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Senin (26/1). (Dok BNPB)
Operasi SAR Korban Longsor Cisarua: Alat Berat dan Anjing Pelacak Dikerahkan
Lukman Diah Sari • 26 January 2026 18:37
Bandung Barat: Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, memasuki hari ketiga, Senin, 26 Januari 2026. Tim SAR Gabungan mengerahkan alat berat dan anjing pelacak untuk mempercepat upaya penanganan.
"Sebelumnya tiga excavator sudah dikerahkan sejak operasi hari pertama," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam rilis resmi, Senin, 26 Januari 2026.
Dia mengungkap bahwa hari ini, dua ekscavator kembali didatangkan untuk membantu upaya percepatan penanganan. Sehingga, total ada lima ekscavator berukuran dikerahkan dalam operasi SAR.
"Polri juga mengerahkan anjing pelacak (K9) dalam membantu upaya percepatan proses pencarian korban,"ungkap Abdul.

Pengerahan alat berat dan K9 dalam upaya pencarian dan pertolongan korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Senin (26/1). (Dok BNPB)
Sebanyak enam anjing dari detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri dikerahkan dalam membantu pencarian korban bencana longsor di Desa Pasirlangu. Hingga kini, proses pencarian masih berlanjut.
Sementara itu, Basarnas mencatat hingga hari ketiga operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah menemukan total 29 bodypack atau jenazah. Operasi pencarian dilakukan sejak 24 hingga 26 Januari 2026.