Pramono Sebut 6.000 Jalan Berlubang di Jakarta Diperbaiki

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara

Pramono Sebut 6.000 Jalan Berlubang di Jakarta Diperbaiki

M Sholahadhin Azhar • 30 January 2026 23:52

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membeberkan  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memperbaiki jalan berlubang, akibat musim hujan di ibu kota. Jumlahnya ribuan.

“Untuk sekarang ini, Dinas Bina Marga sudah melakukan (perbaikan) hampir 6.000 lubang yang ada di Jakarta, kemarin kami sudah hitung,” kata Pramono dikutip dari Antara, Jumat, 30 Januari 2026.

Kendati demikian, dia mengatakan perbaikan tersebut hanya bersifat sementara. Ketika curah hujan sudah turun, dia memastikan pihaknya segera melakukan perbaikan secara permanen. Dia pun mengimbau agar para pengguna jalan selalu memastikan keamanan dan keselamatan saat berkendara.
 


“Saya juga meminta kepada para pengendara agar berhati-hati di Jakarta karena memang di beberapa jalan itu, akibat curah hujan yang terus-menerus, jadi berlubang,” ujar Pramono.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo juga sudah merinci sejak awal Januari 2026, Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menangani sekitar 6.000 titik jalan berlubang di Jakarta.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Desember 2025 seiring tingginya curah hujan.

“Yang sudah kita tangani, udah kita TL (tindak lanjut) ada 6.000-an,” ungkap Heru.

Dia juga menegaskan perbaikan jalan masih terus berjalan setiap hari.

“Kita berjalan terus. Begitu ada lubang, tutup. Ada lubang, tutup,” tutur Heru.


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara

Dia menjelaskan perbaikan jalan-jalan tersebut tidak melibatkan pihak ketiga. Seluruh pekerjaan dilakukan oleh satuan tugas Dinas Bina Marga DKI Jakarta, yakni Pasukan Kuning, dengan material yang telah disiapkan sebelumnya.

“Pengadaan material selalu ada. Kami taruh di gudang. Begitu ada jalan rusak, langsung kami tindak lanjuti, yang kerja adalah Pasukan Kuning,” papar Heru.

Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan sampai dengan saat ini, belum ada jenis aspal yang benar-benar tahan terhadap hujan, genangan air, dan beban kendaraan.

Dia menerangkan air hujan dapat melemahkan ikatan aspal sehingga mempercepat kerusakan jalan, terutama saat dilintasi kendaraan berat. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)